Finalmorph Padukan Metal Modern dan Budaya Banua
- 06 Feb 2026 09:16 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Di tengah dinamika industri musik digital, Finalmorph Band terus menunjukkan eksistensinya sebagai band metal asal Kalimantan Selatan. Berangkat dari kegelisahan dan semangat berekspresi yang sama, mereka menjadikan musik sebagai medium menyampaikan cerita dan identitas diri.
Perjalanan bermusik Finalmorph diungkapkan dalam acara Pandiran Baisukan di RRI Pro4 Banjarmasin, Rabu, 4 Februari 2026. Band ini terbentuk melalui proses panjang yang penuh eksplorasi dan pembelajaran, bukan hadir secara instan.
Nando, vokalis Finalmorph, menjelaskan band ini terbentuk pada akhir 2023 dan mulai memasuki proses produksi pada 2024. Pada tahun tersebut, Finalmorph merilis single perdana berjudul Civil War yang lahir dari pengalaman dan keresahan personal.
“Musik adalah salah satu ruang paling jujur untuk menyampaikan rasa,” ujar Nando. “Materi lagu dikumpulkan secara kolektif dari peristiwa, kegelisahan, dan pengalaman pribadi.”
Sementara itu, Jims selaku gitaris menilai proses kreatif Finalmorph berangkat dari kesamaan visi, misi, dan selera musik antarpersonel. Dari proses tersebut, Finalmorph akhirnya menemukan karakter musik metal modern yang khas.
“Sebelumnya kami banyak bereksperimen dengan berbagai warna musik,” kata Jims. “Bukan sekadar mengikuti tren, tapi menemukan nuansa musik sendiri yang modern, berbeda, dan segar.”
Finalmorph menjalani latihan rutin hingga enam jam dalam satu sesi setiap bulan sebagai bagian dari konsistensi bermusik. Hingga kini, band tersebut telah merilis lima lagu yang diluncurkan di Jakarta dan Banjarmasin.
Dari sisi ritme, Ello selaku drummer mengaku awalnya asing dengan karakter musik Finalmorph. Namun, ia justru menemukan keunikan tersendiri di tengah tantangan perkembangan musik pada era digital.
Selain latihan dan diskusi terbuka untuk menjaga kekompakan, pemilihan waktu yang tepat dalam memperkenalkan karya juga menjadi perhatian band ini. Strategi tersebut dinilai penting agar musik Finalmorph dapat diterima lebih luas.
Sementara itu, Calvin sebagai basis memandang Finalmorph sebagai ruang tumbuh dan belajar bersama. Menurutnya, band ini tidak hanya soal manggung atau rekaman, tetapi juga menjaga komitmen jangka panjang.
“Setelah Lebaran kami akan merilis lagu baru,” ujar Calvin. “Ini menjadi gebrakan Finalmorph dengan memadukan musik metal modern dan unsur panting.”
Finalmorph berharap karya-karya mereka dapat menjadi teman bagi pendengar di berbagai fase kehidupan. Melalui musik, band ini juga berupaya mengangkat identitas dan budaya lokal Kalimantan Selatan secara kreatif dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....