Penghalang Seseorang Melakukan Ibadah

  • 29 Jun 2026 05:38 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Melaksanakan ibadah secara istiqamah menjadi harapan setiap muslim. Namun dalam praktiknya, tidak sedikit yang merasa berat menjalankan salat, membaca Al-Qur’an, maupun ibadah lainnya.

"Ada sejumlah penghalang yang membuat seseorang semakin jauh dari ketaatan kepada Allah SWT," kata Ustaz M. Misran Darmy, S.Th.I., M.Pd., dalam Hikmah Subuh Pro4 RRI Banjarmasin, Sabtu 27 Juni 2026.

Dikatakan, manusia diciptakan semata-mata untuk beribadah kepada Allah sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an. Karena itu, setiap muslim perlu memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk memperbanyak amal saleh.

"Mengingat usia terus berkurang dan tidak ada satu pun hari yang telah berlalu dapat kembali. Hal ini sejalan dengan ajaran Islam bahwa manusia terbaik adalah mereka yang panjang umur dan baik amal perbuatannya,” ujarnya.

Ustaz Misran juga menjelaskan, penghalang pertama dalam beribadah adalah godaan setan yang terus berusaha menyesatkan manusia. Godaan tersebut hadir dalam berbagai bentuk, seperti rasa malas, menunda amal kebaikan, hingga menjadikan kemaksiatan tampak indah.

"Karena itu, umat Islam dituntut untuk senantiasa memperkuat keimanan dan keikhlasan agar tidak mudah terperdaya," katanya.

Selain itu, hawa nafsu juga menjadi tantangan besar dalam menjalankan ibadah. Nafsu cenderung mengajak manusia mengejar kesenangan sesaat dan menghindari segala bentuk pengorbanan.

"Padahal, Rasulullah SAW mengajarkan bahwa jalan menuju surga dipenuhi dengan hal-hal yang berat bagi hawa nafsu, sedangkan jalan menuju neraka dipenuhi oleh berbagai syahwat dan kesenangan yang menipu," ujar ustaz Misran, menerangkan.

Penghalang berikutnya adalah kecintaan yang berlebihan terhadap dunia dan takut menghadapi kematian. Kesibukan mengejar harta, jabatan, maupun kenikmatan dunia sering kali membuat seseorang melalaikan kewajiban kepada Allah. Akibatnya, waktu untuk beribadah semakin sempit dan orientasi hidup bergeser hanya pada urusan materi.

Ustaz Misran juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati dari dosa. Setiap maksiat yang dilakukan tanpa disertai tobat akan meninggalkan noda pada hati hingga akhirnya mengeraskan hati dan menghilangkan semangat beribadah.

"Bahkan dosa-dosa kecil yang dianggap sepele dapat menjadi penyebab seseorang semakin jauh dari rahmat Allah apabila terus dilakukan tanpa penyesalan," ucapnya.

Di akhir tausiyahnya, Ustaz Misran mengajak umat Islam menjadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih baik. Dengan memperbanyak istighfar, mengendalikan hawa nafsu, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta terus memperbaiki kualitas ibadah.

"Setiap muslim diharapkan mampu menghilangkan berbagai penghalang dalam beribadah dan semakin dekat kepada Allah SWT," kata ustaz Misran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....