Pemkot Tasikmalaya Siapkan Solusi di tengah Lonjakan Harga Kedelai

  • 19 Jun 2026 14:33 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya - Merespon harga kedelai yang melonjak dan berimbas terhadap perajin tahu di Kota Tasikmalaya, Pemerintah setempat segera melakukan langkah penanganan. Pemkot Tasikmalaya segera melaksanakan forum diskusi, untuk merumuskan langkah untuk membantu pelaku usaha.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi

dengan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (KopUMKMPerindag) Kota Tasikmalaya untuk merumuskan solusi."Mudah-mudahan minggu ini kami bisa menggelar FGD bersama bidang UMKM, koperasi dan perindustrian untuk membahas solusi yang bisa dilakukan pemerintah," katanya, usai mengunjungi pabrik tahu di Kecamatan Mangkubumi, Jumat 19 Juni 2026.

Diky Candra mengatakan, dengan kondisi fiskal pemerintah daerah saat ini, pihaknya belum memungkinkan untuk memberi bantuan yang maksimal."Ini akan menjadi dasar yang harus dilakukan pemerintah. Mereka ini bagian keluarga kita, keberadaan mereka juga membuka lapangan pekerjaan," katanya.

Selain itu kata Diky, ini menjadi langkah awal dalam menentukan langkah selanjutnya. Termasuk, meminta bantuan

Kementerian Perindustrian maupun kementerian terkait apabila diperlukan.

“Kami juga mengkaji skema kerjasama. Baik dengan koperasi, atau program lainnya sehingga perajin mendapat dukungan yang optimal,” katanya.

Ia juga mengatakan, solusi jangka panjang tentunya tidak hanya bergantung pada pemerintah. Namun, keberadaan asosiasi usaha diperlukan, agar mampu melindungi kepentingan anggotanya, termasuk stabilitas harga.

"Pemerintah hanya bisa memberi arahan dan pembinaan," ujarnya.

Sebelumnya, lonjakan harga kedelai, dikeluhkan perajin tahu dan tempe di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi ini memaksa perajin mengurangi kapasitas produksi, termasuk jumlah pekerja.

Harga kedelai sendiri saat ini mencapai Rp 11.000 per kilogram. Padahal sebelumnya, kedelai berada di harga Rp. 9.200 per kilogram.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....