Ketidakjelasan Dana Hibah Ancam Target Prestasi Olahraga Jawa Barat
- 19 Jun 2026 15:51 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 seharusnya menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan kesiapan organisasi cabang olahraga. Namun, hingga kini ketidakjelasan terkait dana hibah olahraga justru menimbulkan keresahan di kalangan pengurus cabang olahraga, pelatih, hingga atlet yang sedang menjalani program latihan menuju ajang multievent terbesar di tingkat provinsi tersebut.
Waktu pelaksanaan Porprov 2026 semakin dekat, sementara kepastian mengenai pencairan dana hibah maupun besaran anggaran yang akan diterima belum juga diperoleh. Kondisi ini membuat banyak pengurus cabang olahraga berada dalam situasi yang sulit karena mereka harus tetap menjalankan program pembinaan di tengah keterbatasan anggaran yang tersedia.
Pembinaan olahraga prestasi bukanlah pekerjaan yang dapat dilakukan secara instan menjelang pertandingan. Atlet membutuhkan latihan yang terukur, program peningkatan fisik yang berkelanjutan, dukungan sport science, serta pemenuhan kebutuhan nutrisi dan suplemen agar mampu mencapai performa terbaik saat bertanding.
Di sisi lain, cabang olahraga juga membutuhkan berbagai sarana penunjang seperti peralatan latihan, biaya pemusatan latihan, uji coba, hingga kebutuhan operasional organisasi. Tanpa dukungan anggaran yang memadai, kualitas pembinaan tentu akan terdampak dan berpotensi menurunkan daya saing atlet Jawa Barat di arena kompetisi.
Pernyataan bahwa dana hibah masih dalam proses tentu patut diapresiasi sebagai bagian dari mekanisme administrasi yang sedang berjalan. Namun, publik olahraga berharap pemerintah daerah dapat memberikan kepastian yang jelas mengenai waktu pencairan dan besaran anggaran yang akan dialokasikan sehingga organisasi olahraga dapat menyusun program kerja secara terukur dan bertanggung jawab.
Kekhawatiran semakin meningkat setelah muncul berbagai pemberitaan yang menyebutkan bahwa besaran dana hibah olahraga Jawa Barat masih belum diketahui secara pasti. Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan insan olahraga karena penyelenggaraan Porprov membutuhkan perencanaan yang matang dan tidak dapat dilakukan secara mendadak.
Olahraga prestasi di Indonesia, termasuk di Jawa Barat, hingga saat ini masih sangat bergantung pada dukungan pemerintah. Berbeda dengan olahraga profesional yang memiliki sumber pendanaan mandiri, sebagian besar cabang olahraga amatir masih mengandalkan bantuan pemerintah daerah untuk menjalankan program pembinaan atlet secara berkesinambungan.
Padahal, kontribusi atlet Jawa Barat dalam mengharumkan nama daerah dan bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata. Prestasi sebagai juara umum tiga kali berturut-turut pada Pekan Olahraga Nasional menjadi bukti nyata bahwa investasi pada sektor olahraga telah menghasilkan pencapaian yang membanggakan bagi masyarakat Jawa Barat.
Keberhasilan mempertahankan dominasi pada PON XIX Jawa Barat, PON XX Papua, dan PON XXI Aceh-Sumatera Utara merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga, serta dukungan pemerintah daerah selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, keberlangsungan pembinaan menuju PON 2028 harus menjadi perhatian bersama agar prestasi tersebut tidak mengalami penurunan.
Pertanyaan yang kini muncul adalah apakah Jawa Barat masih memiliki komitmen kuat untuk mempertahankan tradisi juara umum pada PON 2028. Jika target meraih gelar juara umum untuk keempat kalinya tetap menjadi cita-cita bersama, maka kepastian dukungan anggaran, khususnya dana hibah olahraga, harus segera diwujudkan.
Sebab prestasi olahraga tidak lahir dari harapan semata, melainkan dari perencanaan yang jelas, pembinaan yang berkelanjutan, dan keberpihakan nyata terhadap atlet yang selama ini telah mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional.
Penulis: Sugiharto Gandamiharja,Ketua Umum Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Jawa Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....