Dari HP Putros Hilang hingga Bobotoh Pingsan, Pengamat Soroti Konvoi Persib
- 25 Mei 2026 20:40 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Sejumlah kejadian yang menodai kemeriahan pawai atau konvoi juara Persib Bandung terjadi pada Minggu, 24 Mei 2026. Beberapa kejadian yang tak nyaman juga bahkan menimpa para punggawa Persib yang saat itu tengah melakukan konvoi.
Beberapa kejadian yang menimpa para pemain diantaranya kacamata Andrew Jung yang sempat diambil oknum, Federico Barba terpentung bendera, hingga yang paling banyak disoroti soal hilangnya HP Frans Putros. Bahkan sang juru taktik Persib, Bojan Hodak juga diduga disiram oleh oknum hingga membuat pria berkebangsaan Kroasia tersebut marah saat kejadian.
Terkait hal itu, pengamat sepak bola Eko Noer Kristiyanto atau Eko Maung menyoroti pelaksanaan konvoi juara Persib Bandung yang digelar di Kota Bandung. Ia menilai perayaan tersebut belum tertata optimal sehingga memicu kepadatan massa dan sejumlah insiden di lapangan.
Dalam pernyataannya melalui media sosial, Senin 25 Mei 2026, Eko mengatakan kondisi konvoi membuat para pemain merasa tidak nyaman. Ia juga menyoroti banyaknya suporter yang dilaporkan pingsan di tengah keramaian.
Menurut Eko, situasi tersebut semestinya menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh pihak terkait. Ia mengungkapkan adanya laporan korban meninggal dunia saat rangkaian perayaan berlangsung.
“Ada laporan dua orang meninggal dunia. Satu karena kecelakaan dan satu lainnya diduga akibat tindak kekerasan,” ujarnya.
Eko menilai kepadatan massa terjadi karena jalur konvoi tidak disterilkan secara maksimal. Akibatnya, kendaraan rombongan sulit bergerak dan terjadi penumpukan penonton di sepanjang rute pawai.
Ia meminta pemerintah daerah dan panitia melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang, terutama terkait aspek pengamanan dan mitigasi keselamatan.
“Acara di ruang publik harus dipersiapkan dengan matang, jangan hanya sebatas seremoni,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut terdapat 122 insiden selama rangkaian perayaan juara Persib berlangsung. Dari jumlah tersebut, dua kasus berkaitan dengan tindak kekerasan dan masih dalam proses penyelidikan kepolisian.
Selain itu, sebanyak 39 orang dilaporkan dirujuk ke rumah sakit dan 26 lainnya masih menjalani perawatan medis. Mayoritas korban tersebut berasal dari wilayah Kota Bandung.
Farhan juga mengungkapkan rombongan pemain Persib sempat mengalami hambatan saat menuju Pendopo Kota Bandung yang merupakan titik akhir. Kendaraan yang membawa pemain tidak dapat melintas sehingga rombongan terpaksa berjalan kaki.
Ia menjelaskan kondisi konvoi tahun ini berbeda dibanding musim sebelumnya. Selain rute pawai yang lebih panjang, lokasi akhir perayaan dinilai memiliki kapasitas lebih kecil sehingga terjadi penumpukan massa.
“Rute tahun ini mencapai sekitar 5 kilometer, sedangkan musim lalu hanya sekitar 2 kilometer. Selain itu, kapasitas lokasi penutupan acara juga lebih terbatas dibanding sebelumnya,” ujar Farhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....