Dua Korban Tewas akibat Miras Warnai Euforia Persib

  • 25 Mei 2026 11:24 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Perayaan kemenangan Persib Bandung kembali memakan korban jiwa. Pemerintah Kota Bandung mengungkapkan, satu korban meninggal dunia kembali ditemukan pada Minggu malam, sehingga total korban wafat dalam rangkaian euforia perayaan Persib menjadi dua orang.

‎Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, korban kedua meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu konsumsi minuman keras.

‎“Semalam itu ditemukan lagi korban wafat yang kedua. Kecelakaan lalu lintas karena minuman keras lagi,” ujar Farhan, Senin 25 Mei 2026.

‎Menurut Farhan, persoalan minuman keras menjadi perhatian serius pemerintah setelah petugas menemukan banyaknya sampah botol miras di sejumlah titik keramaian selama dua malam perayaan juara Persib.


‎Bahkan, kata dia, jumlah botol minuman keras yang terkumpul mencapai satu mobil pikap penuh. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan tingginya konsumsi miras selama perayaan berlangsung dan berdampak langsung terhadap gangguan keamanan maupun keselamatan masyarakat.

‎“Kami bahkan menemukan sampah botol minuman keras itu dua malam ini sampai satu mobil pick up. Jadi memang kayaknya saya bekerja sama dengan kepolisian nanti akan melakukan razia minuman keras habis-habisan, karena dampaknya segitu dahsyatnya ternyata,” katanya.

‎Pemerintah Kota Bandung pun berencana menggencarkan operasi dan razia terhadap peredaran minuman keras ilegal di wilayah Kota Bandung. Farhan menegaskan, penindakan akan difokuskan pada miras ilegal yang dinilai menjadi salah satu pemicu berbagai insiden selama perayaan berlangsung.

‎“Ya sikat aja semuanya yang ilegal-ilegal. Kan hanya yang ilegal yang kita bisa sikat,” katanya.

‎Selain itu, Pemkot Bandung juga memastikan tidak akan lagi menggelar kegiatan perayaan Persib berskala besar dalam waktu dekat. Langkah tersebut diambil untuk mencegah kembali terjadinya kericuhan, kemacetan, hingga jatuhnya korban jiwa.

‎“Oh, acara mah pasti ada setiap minggu. Kayaknya nggak ada. Terakhir semalam, nggak boleh ada acara Persib lagi yang sifatnya ramai,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....