Bupati: Karang Taruna Asoka Masuk 5 Besar Nasionalw
- 02 Okt 2026 13:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial RI sekaligus Tim Juri Nasional, Adrianus Alla, mengatakan penyelenggaraan Karang Taruna Berprestasi kembali dihidupkan dalam rangka menyambut Hari Lahir Karang Taruna ke-66. Dari seleksi administrasi dan wawancara, terpilih lima Karang Taruna untuk mengikuti penilaian lapangan.
Ia menilai keberadaan Karang Taruna memiliki potensi besar dalam mendukung penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di wilayah masing-masing. Hal ini sejalan dengan ketentuan baru yang memperluas cakupan warga Karang Taruna hingga usia 30 tahun.
“Posisi mereka adalah potensi sumber kesejahteraan sosial. Karang Taruna inilah nantinya yang akan kita gerakkan untuk ikut berperan dalam penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di wilayahnya masing-masing,” ujar Adrianus, Kamis 1 Oktober 2026.
Adrianus juga mengapresiasi keterlibatan Karang Taruna dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu pendataan dan ground check penerima bantuan serta penjangkauan calon peserta Sekolah Rakyat. Menurutnya, kedekatan Karang Taruna dengan masyarakat menjadi modal penting untuk mengetahui kondisi dan persoalan warga di lingkungannya.
Ia menambahkan, Karang Taruna juga didorong untuk berkolaborasi dengan berbagai unsur di wilayah. Itu termasuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dunia usaha dan potensi sosial lainnya.
“Yang kami harapkan adalah mereka bersatu, tidak hanya memikirkan Karang Tarunanya, tetapi mulai berkolaborasi dengan berbagai pihak di wilayahnya. Mereka aktif bergerak menjangkau warga yang ada di sekitar karena mereka yang tahu warganya dan tahu permasalahannya,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Ningning Hendasah mengatakan, Pemkab Bandung melalui Dinas Sosial terus memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap Karang Taruna. Ia menyebut perhatian pemerintah daerah juga diarahkan pada penguatan kemandirian organisasi melalui pemberdayaan ekonomi.
“Alhamdulillah di APBD Perubahan insya Allah Karang Taruna juga akan mendapatkan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Itu untuk kemandirian Karang Taruna, agar mereka menjadi embrio yang mandiri di kemudian hari,” kata Ningning.
Melalui peninjauan lapangan tersebut, Pemkab Bandung berharap capaian Karang Taruna Asoka dapat menjadi bagian dari penguatan peran organisasi kepemudaan. Itu dalam pembangunan daerah, sekaligus mendorong semakin banyak Karang Taruna di Kabupaten Bandung untuk aktif, inovatif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....