Pangdam III/Siliwangi Tekankan Enam Langkah Strategis dalam Penanganan Citarum
- 02 Okt 2026 13:04 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, meninjau Posko Satuan Tugas Citarum Harum di Posko Satgas PPK DAS Citarum, Jalan Ir. H. Juanda Nomor 358, Kota Bandung, Jumat 2 Oktober 2026.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Pangdam untuk melihat secara langsung kondisi satuan, pelaksanaan tugas, serta perkembangan penanganan Sungai Citarum yang dilakukan Satgas Citarum Harum bersama berbagai unsur terkait.
Dalam kunjungan itu, Pangdam turut memantau penggunaan CCTV Analitik Pikebu dan menerima paparan Dansatgas Citarum Harum mengenai perkembangan pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Kosasih menilai penanganan Citarum membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Persoalan di sepanjang daerah aliran sungai tersebut tidak hanya menyangkut aspek lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan kehidupan dan kepentingan masyarakat.
“Permasalahan Citarum sangat kompleks dan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Karena itu, diperlukan kesamaan langkah, koordinasi yang kuat, serta komitmen seluruh unsur untuk memberikan hasil yang nyata,” ujar Pangdam.
Untuk memperkuat pelaksanaan tugas, Pangdam memberikan enam penekanan strategis kepada jajaran Satgas Citarum Harum. Pertama, memperkuat kolaborasi. Seluruh unsur diminta membangun koordinasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat.
Setiap persoalan yang muncul di lapangan harus segera dikoordinasikan dan dikawal penyelesaiannya. Kedua, mengedepankan nilai silih asah, silih asih, silih asuh, dan silih wawangi. Nilai tersebut, menurut Pangdam, perlu diterapkan dalam hubungan kerja melalui peningkatan kemampuan, kepedulian, pembinaan, saling menjaga, serta menjaga nama baik satuan dengan bekerja secara jujur dan memberikan manfaat.
Ketiga, menjaga kekompakan dan menghindari ego sektoral. Seluruh unsur, mulai dari posko, sektor, subsektor hingga mitra kerja, diminta memiliki arah dan tujuan yang sama. Setiap hambatan harus dibicarakan dan dicarikan penyelesaian secara bersama.
Keempat, memastikan setiap kegiatan memiliki sasaran yang jelas dan terukur. Pangdam meminta pelaksanaan tugas tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi menghasilkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat. Pemanfaatan data dan teknologi, termasuk CCTV Analitik Pikebu, juga harus dioptimalkan untuk mendukung pengambilan keputusan.
“Setiap informasi yang diperoleh melalui sistem pemantauan CCTV Analitik Pikebu agar dimanfaatkan untuk mempercepat respons dan menentukan langkah yang tepat di lapangan,” katanya.
Kelima, meningkatkan disiplin dalam pelaksanaan tugas. Hal itu mencakup kepatuhan terhadap prosedur, ketertiban administrasi dan pelaporan, serta perhatian terhadap faktor keselamatan personel selama menjalankan kegiatan.
Keenam, meningkatkan tanggung jawab setiap personel. Pangdam meminta seluruh anggota memahami tugas dan kewenangannya, menyampaikan kondisi lapangan secara jujur, menjaga sarana dan prasarana, serta memastikan seluruh pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan.
“Enam penekanan tersebut jangan hanya dipahami sebagai arahan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Fokus kita adalah bagaimana setiap pelaksanaan tugas mampu memberikan perubahan dan manfaat nyata bagi masyarakat serta kelestarian Sungai Citarum,” ungkapnya.
Ia juga meminta para Dansektor meneruskan arahan tersebut kepada seluruh anggota di wilayah masing-masing. Selain itu, setiap sektor diminta kembali mengevaluasi prioritas pekerjaan, memastikan pembagian tugas berjalan efektif, serta mengawal setiap pekerjaan sampai selesai.
“Teruslah bekerja dengan semangat pengabdian. Jadilah prajurit dan personel Satgas Citarum Harum yang dekat dengan rakyat, tanggap terhadap persoalan lingkungan, solid dalam bekerja, serta mampu menjadi teladan dalam menjaga Citarum,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....