RUU Kawasan Industri, Dina Lorenza Minta Perhatikan Kesejahteraan Warga Lokal

  • 02 Okt 2026 12:52 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID,Bandung - Komisi VII DPR RI menegaskan pentingnya keterlibatan dan kesejahteraan masyarakat lokal di sekitar kawasan industri. Keterserapan tenaga kerja setempat dinilai harus menjadi prioritas utama yang dimasukkan ke dalam penataan regulasi melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri.

Anggota Komisi VII DPR RI, Dina Lorenza, mengungkapkan kekecewaannya saat menemukan masih tingginya angka pengangguran masyarakat lokal di area sekitar kawasan industri, sementara perusahaan justru lebih banyak menyerap tenaga kerja dari luar daerah.

"Ternyata masih banyak masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dan angka penganggurannya masih tinggi. Di sini mereka ternyata masih banyak menerima pekerja dari luar," kata Dina Lorenza di sela-sela Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI, ke GIIC Kabupaten Bekasi, Jumat 2 Oktober 2026.

Dina menjelaskan, agenda turun ke lapangan ini merupakan bagian dari upaya "belanja masalah" untuk memastikan substansi RUU Kawasan Industri yang sedang disusun benar-benar menjawab persoalan riil di masyarakat.

"Makanya kenapa kita datang belanja masalah untuk membuat RUU Kawasan Industri, ini penting sekali. Kita ingin mengecek apakah situasi di lapangan sesuai dengan masalah yang ada atau tidak," jelas Legislator dari Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Ia menekankan keberadaan kawasan industri seharusnya memberikan dampak positif langsung bagi perekonomian warga lokal. Prinsip utamanya adalah memprioritaskan masyarakat sekitar kawasan sebelum merekrut tenaga kerja dari luar.

"Inginnya kan kalau buat industri di sini, ya masyarakat sekitar sinilah yang dimakmurkan dan didahulukan. Kalau misalnya mereka belum punya skill, disekolahin atau dilatih dulu," tegas Dina.

Melalui pembentukan RUU Kawasan Industri, Komisi VII DPR RI berkomitmen untuk mendorong adanya klausul tegas yang mewajibkan pengelola kawasan industri dan investor memberikan porsi prioritas tenaga kerja serta program pelatihan bagi warga lokal demi pemerataan kesejahteraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....