Pemkot Bandung Percepat Rehabilitasi Drainase dan Trotoar jelang Musim Hujan

  • 30 Sep 2026 20:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat pembangunan dan rehabilitasi drainase serta trotoar di sejumlah wilayah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi infrastruktur sekaligus mengantisipasi potensi genangan seiring meningkatnya intensitas hujan.

‎‎Kepala Bidang Drainase dan Trotoar Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Kiki Rosani Rifqi, mengatakan berdasarkan data per 30 September 2026, terdapat 50 paket rehabilitasi drainase dengan total panjang pekerjaan mencapai 7,2 kilometer.

‎Realisasi tersebut merupakan bagian dari target tahunan rehabilitasi drainase sepanjang 14 kilometer.

‎‎"Selain rehabilitasi, Pemkot Bandung juga mencatat pembangunan drainase sebanyak sembilan paket dengan panjang 3,9 kilometer. Angka ini sudah memenuhi target tahunan pembangunan drainase sebesar 3,9 kilometer," ujar Kiki, Rabu 30 September 2026.


‎‎Sementara itu, pada sektor trotoar, rehabilitasi telah direalisasikan melalui sembilan paket dengan total panjang 1,9 kilometer atau sesuai dengan target tahunan.

‎‎Adapun pembangunan trotoar mencapai 11 paket dengan panjang 2,4 kilometer, yang juga telah memenuhi target tahunan.

‎‎"Dengan demikian, hingga 30 September 2026, terdapat 79 paket pekerjaan drainase dan trotoar dengan total panjang penanganan sekitar 15,4 kilometer," katanya.

‎‎Kiki menjelaskan, pekerjaan tersebut tersebar di berbagai lokasi di Kota Bandung. Pelaksanaannya dilakukan melalui sejumlah paket pekerjaan, baik melalui lelang maupun penunjukan langsung.

‎‎"Kalau dari segi beberapa paket lelang yang penting-penting, yang besar nilainya miliaran, memang ada dua paket lelang drainase yang sudah hampir selesai," ujarnya.

‎‎Salah satu pekerjaan berada di kawasan Samsat Soekarno Hatta yang sebelumnya sempat menjadi perhatian publik. Hingga saat ini, progres pekerjaan tersebut mencapai sekitar 30 persen dan masih dalam tahap pelaksanaan.

‎‎Sementara itu, pekerjaan pada paket di kawasan Cisaranten telah mencapai progres sekitar 60 persen.

‎‎Selain dua proyek tersebut, sejumlah pekerjaan dengan skala lebih kecil juga masih berlangsung melalui paket-paket penunjukan langsung.

‎‎Pemkot Bandung menargetkan pekerjaan drainase dan trotoar dapat diselesaikan secara bertahap hingga Oktober 2026, terutama pekerjaan yang berkaitan dengan penanganan drainase.

‎‎Percepatan tersebut dilakukan karena musim hujan mulai tiba, sementara sejumlah pekerjaan membutuhkan waktu pengerjaan yang tidak sebentar.

‎‎"Rata-rata targetnya sebelum musim hujan. Oktober awal, Oktober akhir minimal, menjelang hujan lebat sudah selesai semuanya," kata Kiki.

‎‎Salah satu pekerjaan yang saat ini hampir rampung berada di Jalan Turangga. Proyek tersebut merupakan crossing drainase atau pembangunan saluran yang melintasi badan jalan.

‎‎Progres pekerjaan crossing drainase Jalan Turangga kini telah mencapai sekitar 93 persen dan ditargetkan selesai pada 9 Oktober 2026.

‎‎Menurut Kiki, pekerjaan crossing memiliki tantangan tersendiri karena bersinggungan langsung dengan arus lalu lintas. Pengerjaan harus dilakukan dalam waktu terbatas agar tidak mengganggu mobilitas kendaraan.

‎‎"Kalau crossing yang sifatnya menyeberang jalan, tentunya lalu lintas tidak bisa terganggu. Jadi harus satu malam beres," jelasnya.


‎‎Selain lalu lintas, faktor cuaca juga menjadi salah satu kendala teknis dalam pelaksanaan pekerjaan drainase.

‎‎Perubahan cuaca yang cepat, seperti kondisi panas yang kemudian berubah menjadi hujan, dapat mengganggu pekerjaan yang telah dijadwalkan, termasuk proses pengecoran.

‎‎"Kadang-kadang cuaca ekstrem seperti ini. Hari ini panas, besok hujan, itu mengganggu juga perencanaan yang sudah kita buat. Rencana mengecor, akhirnya hujan," tuturnya.

‎‎Meski menghadapi sejumlah kendala teknis, Pemkot Bandung terus mendorong percepatan pekerjaan agar target penanganan drainase dan trotoar dapat tercapai, khususnya sebelum memasuki periode hujan dengan intensitas tinggi.

‎Data Pekerjaan Drainase dan Trotoar per 30 September 2026

‎· ‎Rehabilitasi drainase: 50 paket, 7,2 kilometer dari target 14 kilometer.

· ‎Pembangunan drainase: 9 paket, 3,9 kilometer dari target 3,9 kilometer.

· ‎Rehabilitasi trotoar: 9 paket, 1,9 kilometer dari target 1,9 kilometer.

· ‎Pembangunan trotoar: 11 paket, 2,4 kilometer dari target 2,4 kilometer.

· ‎Total: 79 paket dengan panjang pekerjaan sekitar 15,4 kilometer.

‎‎Data tersebut menunjukkan pembangunan drainase serta rehabilitasi dan pembangunan trotoar telah memenuhi target panjang tahunan hingga akhir September 2026. Sementara itu, pekerjaan rehabilitasi drainase masih terus dikebut untuk mengejar target 14 kilometer.

‎

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....