Literasi Sumedang Masuk Empat Besar Jabar, Kearsipan juga Tembus Enam Besar

  • 15 Sep 2026 20:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Sumedang – Upaya Kabupaten Sumedang membangun budaya literasi dan memperbaiki tata kelola kearsipan mulai menunjukkan hasil. Tingkat kegemaran membaca (TGM) masyarakat Sumedang kini berada di posisi keempat dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Tak hanya dalam urusan minat baca, Sumedang juga mencatat prestasi pada sektor kearsipan. Kabupaten Sumedang berada di peringkat keenam dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat dalam pengawasan kearsipan.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang Hari Tri Santosa mengatakan, capaian tersebut menjadi gambaran adanya perkembangan positif dalam penguatan ekosistem literasi sekaligus pengelolaan arsip di daerah.

Hal itu disampaikan Hari dalam kegiatan Festival Literasi Kabupaten Sumedang 2026 di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Sumedang, Selasa 15 September 2026.

Menurutnya, capaian TGM dan pengawasan kearsipan menjadi indikator bahwa berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah mulai memberikan hasil. Karena itu, upaya tersebut akan terus didorong agar budaya membaca dan literasi semakin berkembang di tengah masyarakat.

Festival Literasi Kabupaten Sumedang 2026 mengangkat tema “Menjaga Peradaban Literasi untuk Kesejahteraan.” Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat sekaligus memperluas kesempatan memperoleh bahan dan sumber pengetahuan.

“Tujuannya mempromosikan layanan perpustakaan, mengembangkan budaya baca dan literasi masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap capaian indikator literasi daerah,” ujar Hari.

Ia berharap kegiatan literasi tidak hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang gemar membaca, tetapi juga mendorong pemanfaatan pengetahuan untuk mendukung kehidupan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, pengembangan literasi harus diarahkan pada kegiatan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Ini bukan hanya sebatas formalitas, tapi betul-betul sebuah acara yang memberikan makna, manfaat dan dampak,” kata Dony.

Ia juga melihat pelaksanaan Festival Literasi Sumedang yang semakin berkembang setiap tahun sebagai tanda adanya keseriusan dalam membangun budaya literasi.

Bagi Pemkab Sumedang, capaian peringkat keempat TGM Jawa Barat dan posisi keenam dalam pengawasan kearsipan menjadi modal untuk terus memperkuat program literasi serta tata kelola arsip di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....