Investasi BYD Masuk Subang, Warga Cipeundeuy Berharap Tidak Jadi Penonton
- 15 Sep 2026 20:16 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Sejak kabar pabrik PT BYD Auto Indonesia berdiri di kawasan Surya Cipta, warga tiga desa di Kecamatan Cipeundeuy punya harapan besar. Desa Sawangan, Kosar, dan Wantilan, yang letaknya paling dekat, berharap bisa jadi yang pertama merasakan manfaatnya: kerja. Tapi harapan itu belum sepenuhnya terjawab.
Amir, pemuda yang akrab disapa Ale asal Cipeundeuy, mengaku prihatin. Menurut data yang ia himpun, dari tiga desa terdampak, warga yang berhasil masuk kerja di BYD, jumlahnya belum sampai 100 orang.
"Jujur kami senang ada investasi besar masuk Subang. Tapi di sisi lain kami bertanya, kapan giliran warga sekitar yang kerja? Jangan sampai kami yang terdampak, justru cuma jadi penonton," kata Amir kepada wartawan di Subang, Selasa 15 September 2026.
Bagi warga, pabrik bukan sekadar bangunan besar. Ada sawah yang berubah, jalan yang makin ramai, dan biaya hidup yang ikut naik. Karena itu, kesempatan kerja jadi harapan utama, agar roda ekonomi keluarga ikut berputar.
Amir menyebut, persoalannya bukan hanya soal lowongan. Pemerintah dan perusahaan perlu duduk bareng, membuka data, berapa kebutuhan tenaga kerja, apa saja kompetensinya, dan berapa warga lokal yang sudah terserap.
"Kalau memang terkendala skill, ya latih kami. Jangan sampai anak-anak di Sawangan, Kosar, Wantilan kalah bersaing hanya karena tidak pernah dikasih pelatihan," ujarnya.
Ia juga meminta proses rekrutmen dibuat setransparan mungkin. Mulai dari syarat, jumlah kebutuhan, sampai siapa saja yang diterima. Keterbukaan itu penting, agar tidak timbul kecurigaan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Investasi kami dukung 100 persen. Tapi dukungan itu akan terasa, kalau ada manfaat nyata. Salah satunya lapangan kerja untuk orang sekitar," tegasnya.
Kini warga tiga desa itu masih menunggu. Menunggu kabar baik, bahwa kawasan industri yang berdiri di depan mata, benar-benar bisa mengangkat ekonomi mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....