Kebakaran Rumah di Citeureup Cimahi, Api Padam sebelum Meluas
- 31 Agt 2026 14:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Gang Hanapi, RT 02/RW 08, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Senin 31 Agustus 2026 pagi. Api membakar sebagian bangunan milik warga bernama Ibu Ayi, namun kobaran berhasil dikendalikan sebelum merembet ke rumah di sekitarnya.
Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.50 WIB dan pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat. Saat itu, Ketua RT melihat kepulan asap keluar dari bagian atap rumah dan langsung masuk untuk memastikan sumber asap.
Setelah dilakukan pengecekan, api ternyata sudah membesar dan membakar bagian kamar rumah. Ketua RT bersama warga kemudian melakukan upaya pemadaman awal sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 07.00 WIB.
“Regu 1 langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.05 WIB.” ujar Aep saat dikonfirmasi.
Petugas mengerahkan dua unit mobil pancar dengan kekuatan lima personel untuk menangani kebakaran tersebut. Meski lokasi berada di dalam gang sempit dan berjarak sekitar 100 meter dari titik kendaraan pemadam berhenti, petugas tetap bergerak menuju titik api dengan cepat.
Kondisi akses yang terbatas menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan kebakaran di kawasan permukiman tersebut. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyala.
Luas keseluruhan area yang berada di lokasi kejadian diperkirakan mencapai 186 meter persegi. Dari luasan tersebut, sekitar 30 meter persegi bagian bangunan terdampak langsung oleh kobaran api.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran rumah di Citeureup tersebut. Sebanyak 15 jiwa berhasil diselamatkan, sementara kerugian akibat barang dan isi bangunan diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Di sisi lain, aset bangunan dengan nilai sekitar Rp500 juta berhasil diselamatkan dari ancaman kobaran api. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari respons cepat petugas bersama warga yang melakukan penanganan sejak awal kejadian.
Aep mengatakan penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan pendataan lebih lanjut. Setelah api dinyatakan padam, petugas melanjutkan proses overhaul untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.
“Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan memerlukan pendataan lebih lanjut.” katanya.
Selain melakukan pemeriksaan lokasi, petugas juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Edukasi tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan, terutama di kawasan permukiman dengan akses jalan yang relatif sempit.
Proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 07.39 WIB. Seluruh personel kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke markas pada pukul 07.44 WIB setelah memastikan situasi aman.
Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting dalam mencegah api membesar dan menjalar ke bangunan lain. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi warga agar segera melaporkan setiap tanda awal kebakaran untuk mempercepat proses penanganan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....