Kebakaran Hotel di Ciumbuleuit Bandung, Api Berasal Dari Tenant Karaoke

  • 19 Sep 2026 20:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kebakaran melanda sebuah hotel di Jalan Ciumbuleuit Nomor 152, Kota Bandung, Sabtu 19 September 2026 pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di Grand Arjuna Hotel tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.50 WIB. Petugas kemudian berangkat dua menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Kepala UPT wilayah Utara pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Asep Sudrajat api membakar area ruang karaoke lounge dan kantor di lantai dua dengan luas sekitar 340 meter persegi. Sementara luas keseluruhan bangunan hotel mencapai sekitar 8.672 meter persegi.

Berdasarkan laporan pemadam kebakaran, diketahui saat itu pihak hotel tengah menggelar acara pertunangan di ruang meeting Sasmaya. Listrik tiba-tiba padam di tengah acara, kemudian terlihat asap yang berasal dari ruang lounge karaoke Saga Vigor.

Pihak hotel sempat melakukan penanganan awal menggunakan peralatan yang tersedia. Setelah itu, laporan kebakaran disampaikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung melalui layanan darurat 113.

Sebanyak 11 unit kendaraan pemadam dan pendukung dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga melakukan penyekatan agar api tidak merambat ke bagian bangunan lainnya.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di setiap lantai hotel untuk memastikan seluruh penghuni telah dievakuasi. Berdasarkan pendataan, terdapat 30 karyawan, 98 tamu yang menempati 49 kamar, serta sekitar 125 pengunjung acara pertunangan.

"Seluruh karyawan hotel dan pengunjung berhasil melakukan evakuasi mandiri dalam kondisi selamat," ujar Asep.

Petugas juga melakukan pendinginan setelah api berhasil dikendalikan. Sekitar 36 meter kubik air digunakan selama proses pemadaman.

Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 11.22 WIB atau sekitar satu jam 21 menit sejak proses pemadaman dimulai. Sementara ini, penyebab kebakaran dan nilai kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pendataan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....