PAWANG RONDA: Forkopimda Cimahi Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan
- 27 Agt 2026 23:13 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cimahi turun langsung menyapa masyarakat melalui kegiatan Pak Wali Kota Ngawangkong Bari Ngaronda (PAWANG RONDA) di Cipageran, Rabu 26 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga sekaligus menghidupkan kembali semangat Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).
PAWANG RONDA digagas Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Kota Cimahi untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Sekitar 100 warga hadir dan menyambut langsung Wali Kota Cimahi Ngatiyana bersama jajaran Forkopimda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, Dandim 0609/Cimahi Letkol Inf. Ratno, Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cimahi Neneng Rahmadini. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai dengan pembahasan berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.
| Baca juga: Resahkan Warga Polisi Amankan Diduga ODGJ |
Ngatiyana mengatakan, kegiatan PAWANG RONDA tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sarana pemerintah menyerap aspirasi warga secara langsung. Menurutnya, keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui PAWANG RONDA ini, kami ingin memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga sekaligus mengedukasi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang menyasar generasi muda,” ujar Ngatiyana.
Salah satu perhatian utama yang disampaikan dalam dialog tersebut adalah potensi peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang di lingkungan masyarakat. Ngatiyana mengapresiasi warga yang aktif memberikan informasi kepada aparat ketika menemukan indikasi gangguan keamanan maupun peredaran barang terlarang.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap jajaran Polres Cimahi yang berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran obat keras terlarang berdasarkan informasi masyarakat. Ia menilai keberanian warga melaporkan persoalan di lingkungan menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi kota yang aman dan tertib.
Selain keamanan, warga Cipageran menyampaikan sejumlah persoalan lain yang berkaitan dengan kebutuhan lingkungan. Aspirasi tersebut antara lain menyangkut drainase, pencegahan banjir, perbatasan wilayah, hingga dampak sosial akibat peredaran minuman keras.
Ngatiyana memastikan berbagai masukan yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah dan ketentuan yang berlaku. Ia menilai dialog langsung seperti PAWANG RONDA penting untuk mengetahui persoalan di lapangan secara lebih cepat dan tepat.
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat kemacetan yang terjadi selama sejumlah proyek pembangunan infrastruktur berlangsung. Pemkot Cimahi terus melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas serta mendorong percepatan pekerjaan agar dampak pembangunan terhadap aktivitas warga dapat diminimalkan.
Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko menilai kegiatan ronda memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan sekadar menjaga lingkungan dari tindak kriminal. Menurutnya, ronda dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan antarwarga, dan mempertahankan budaya gotong royong.
“Ronda bukan sekadar menjaga lingkungan dari kriminalitas, melainkan momentum untuk menjaga tali silaturahmi, kebersamaan, dan gotong royong antarwarga,” ucap Wahyu.
Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi yang mengajak masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan. Ia menegaskan pencegahan dapat dilakukan lebih awal apabila masyarakat dan kepolisian membangun komunikasi yang aktif.
Polres Cimahi, kata Faruk, juga akan menggelar pemusnahan barang bukti hasil operasi di wilayah hukum Cimahi pada 31 Agustus mendatang. Barang bukti tersebut mencakup narkotika, obat keras terbatas, minuman keras, hingga knalpot brong dan masyarakat dipersilakan menyaksikan kegiatan tersebut sebagai bentuk keterbukaan kepada publik.
Melalui PAWANG RONDA, Pemkot Cimahi berharap budaya Siskamling kembali menjadi kekuatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Sinergi antara Forkopimda dan warga diharapkan mampu memperkuat kepedulian sosial, mempercepat penyampaian informasi, serta menciptakan lingkungan Kota Cimahi yang aman dan kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....