DPRD Jabar Targetkan Penetapan APBD Perubahan 2026 Rampung Pertengahan Septembe

  • 27 Agt 2026 21:10 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, menegaskan rencana penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2026 ditargetkan selesai pada pertengahan September mendatang. Penetapan tepat waktu dinilai krusial agar proses tender dan pengerjaan fisik di lapangan tidak terhambat.

“Sekitar satu bulan dari sekarang, pertengahan September diharapkan selesai. Jika terlalu lama, proses tender dan pengerjaan fisik di lapangan tidak akan sempat terkejar,” ujar MQ Iswara, Kamis 27 Agustus 2026.

Ia menekankan bahwa percepatan pembahasan APBD Perubahan menjadi kebutuhan mendesak, mengingat banyak program pembangunan yang harus segera dijalankan. Keterlambatan penetapan berpotensi mengurangi efektivitas pelaksanaan kegiatan di daerah.

Menurut Iswara, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyusun agenda pembahasan yang lebih terstruktur. Hal ini dilakukan agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal tanpa mengurangi kualitas evaluasi terhadap program yang diajukan.

“APBD Perubahan bukan hanya soal angka, tetapi juga soal prioritas. Kita ingin memastikan program yang benar-benar menyentuh masyarakat tetap berjalan,” katanya.

Ia menambahkan, penetapan tepat waktu akan memberikan kepastian bagi perangkat daerah dalam melaksanakan kegiatan. Dengan demikian, masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari program yang telah direncanakan.

Iswara juga mengingatkan agar seluruh pihak menjaga komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam proses pembahasan. Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi kunci agar publik memahami arah kebijakan fiskal daerah.

“DPRD Jabar berkomitmen menjaga agar setiap keputusan terkait APBD Perubahan tetap berpijak pada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

Dengan target rampung pertengahan September, DPRD Jawa Barat berharap APBD Perubahan 2026 dapat segera ditetapkan dan menjadi landasan bagi percepatan pembangunan di berbagai sektor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....