Tarif Bandros Hanya Rp81, Pemkot Bandung dan BI Jabar Meriahkan HUT RI Ke-81
- 13 Agt 2026 11:57 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat menghadirkan program tarif khusus Bandros hanya Rp81 selama dua hari, yakni 16 dan 17 Agustus 2026.
Program bertajuk “QRIS-kan Bandros” tersebut digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendukung Pekan QRIS Nasional.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemkot Bandung dan BI Jabar dalam mendorong penggunaan pembayaran digital sekaligus memberikan pengalaman wisata yang menarik bagi masyarakat.
“Dalam rangka merayakan dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Pemkot Bandung melalui Dinas Perhubungan dan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat sudah bekerja sama. Salah satunya memberikan diskon tarif Bandros menjadi Rp81 selama dua hari,” ujar Rasdian di Balai Kota Bandung, Kamis 13 Agustus 2026.
Rasdian menjelaskan, sebanyak 12 unit Bandros milik BLUD Angkutan akan dioperasikan dalam program tersebut. Armada dibagi pada tiga titik, yakni kawasan Alun-alun Bandung, Jalan Braga, dan Jalan Diponegoro.
Khusus Minggu, 16 Agustus 2026, Bandros akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di Jalan Diponegoro dan Alun-alun Bandung dengan total 12 unit.
Sementara itu, layanan di kawasan Braga baru beroperasi pada sore hingga malam hari, yakni pukul 16.00 hingga 22.00 WIB dengan tiga unit Bandros.
“Untuk tanggal 16, pukul 08.00–16.00 ada di dua titik, yaitu Jalan Diponegoro dan Alun-alun. Kemudian pukul 16.00–22.00 baru ada di Braga,” jelasnya.
Selanjutnya, pada Senin, 17 Agustus 2026, sebanyak 12 unit Bandros kembali disiapkan untuk melayani masyarakat di dua titik, yakni Jalan Diponegoro dan Alun-alun Bandung, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Pada tanggal tersebut, layanan Bandros di Braga tidak beroperasi.
Rasdian mengatakan pembatasan jumlah armada di Braga dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan pengemudi serta kondisi kendaraan agar tetap siap digunakan pada hari berikutnya.
“Pembatasan jumlah armada di Braga karena memperhatikan ketersediaan pengemudi dan kondisi kendaraan agar tetap siap kembali keesokan harinya,” katanya.
Dalam program ini, masyarakat yang ingin menikmati layanan Bandros dengan tarif Rp81 diwajibkan melakukan pembayaran menggunakan QRIS.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, Naniek Sekarningsih, menyambut baik sinergi dengan Pemkot Bandung melalui Dishub dalam menghadirkan program “QRIS-kan Bandros”.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pekan QRIS Nasional sekaligus menjadi bentuk nyata integrasi digitalisasi sistem pembayaran dengan sektor pariwisata dan transportasi.
“Ini menjadi wujud nyata sinergi dan integrasi dari upaya mendorong digitalisasi sistem pembayaran dengan pengembangan sektor pariwisata melalui transportasi,” ujar Naniek.
Ia menambahkan, QRIS tidak hanya dipandang sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong digitalisasi transaksi ekonomi masyarakat.
Melalui program tersebut, wisatawan dan masyarakat tidak hanya dapat menikmati berbagai destinasi wisata di Kota Bandung menggunakan Bandros, tetapi juga mendapatkan pengalaman bertransaksi secara digital.
“Wisatawan bukan hanya menikmati destinasi wisata, tetapi juga memperoleh pengalaman menggunakan transaksi digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....