Bank Sampah RW 03 Cimareme Dorong Warga Ubah Sampah Jadi Bernilai

  • 10 Agt 2026 18:27 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung Barat – Kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan mengelola sampah sejak dari rumah terus diperkuat di Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni membentuk Bank Sampah di tingkat RW melalui pengelolaan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Penguatan tersebut diawali dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat yang digelar di Kantor RW 03 Campaka, Desa Cimareme. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat dan Yayasan Forum Bank Sampah Jawa Barat.

Bimtek diikuti unsur pemerintahan desa, pengurus RW dan RT, kader Posyandu, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta unsur kewilayahan.

Kepala Desa Cimareme H. Cecep Sudrajat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai persoalan sampah tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengandalkan petugas kebersihan, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat mulai dari sumbernya.

“Dengan adanya Bimtek ini, mudah-mudahan kita semakin sadar bahwa sampah juga memiliki manfaat. Apa yang kita dapatkan hari ini bisa menjadi suatu kegiatan yang dapat diterapkan langsung kepada masyarakat,” ujar Cecep, Senin 10 Agustus 2026.

Pembicara Bimtek Irna Nuriana, menjelaskan bahwa Bank Sampah merupakan salah satu pendekatan yang dapat mendorong masyarakat membiasakan diri memilah sampah dari rumah.

Sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya kemudian dikumpulkan dan memiliki nilai ekonomi. Mekanisme tersebut membuat masyarakat dapat memperlakukan sampah layaknya tabungan yang dikelola melalui sistem Bank Sampah.

Irna menyebutkan, Desa Cimareme sebelumnya telah memiliki Bank Sampah di RW 09 dan kawasan cluster. Dengan pembentukan kepengurusan baru di RW 03, diharapkan semakin banyak wilayah yang memiliki sistem pengelolaan sampah secara mandiri.

“Bank sampah adalah tempat pengumpulan sampah yang sudah dipilah. Sistem kerjanya menggunakan konsep seperti bank pada umumnya. Kita menabung sampah,” jelas Irna.

Ia menambahkan, pengelolaan tersebut tidak hanya berpotensi mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dalam jangka panjang, keberadaan Bank Sampah diharapkan membentuk kebiasaan warga untuk lebih disiplin memilah sampah sebelum dibuang.

Selain sampah anorganik, masyarakat juga diperkenalkan dengan cara memanfaatkan sampah organik melalui budidaya maggot. Materi tersebut disampaikan Kang Epul, yang memberikan contoh pemanfaatan sisa makanan rumah tangga sebagai media budidaya.

Menurutnya, sisa nasi, sayuran, dan makanan lainnya yang selama ini menjadi sampah dapat dipisahkan dan dimanfaatkan untuk budidaya maggot. Selain membantu mengurangi sampah organik, maggot juga dapat digunakan sebagai sumber pakan bernutrisi untuk unggas.

“Budidaya maggot bisa dimulai dari rumah. Sisa makanan seperti nasi, potongan sayuran dan lainnya dapat dipisahkan, kemudian dimasukkan ke dalam wadah. Dari sana maggot dapat berproses dan membantu mengurai sampah organik,” terang Kang Epul.

Materi yang diberikan mendapat respons positif dari peserta. Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta, Dedi Suji, menyampaikan ketertarikannya terhadap pemanfaatan sampah organik dan mengaku telah mulai mengumpulkan sisa makanan secara mandiri. Namun, ia juga menyoroti persoalan keterbatasan lahan untuk menampung sampah apabila masyarakat mulai aktif memilah dan mengumpulkannya.

Menanggapi hal tersebut, Irna menjelaskan bahwa sistem Bank Sampah tidak harus membuat warga menyimpan sampah dalam waktu lama. Pengurus dapat menerapkan mekanisme penjemputan atau pengambilan sampah secara berkala.

Bimtek kemudian ditutup dengan pembentukan kepengurusan Bank Sampah RW 03 Desa Cimareme. Pengurus yang telah ditetapkan diharapkan segera menjalankan sistem pengumpulan dan pemilahan sampah sekaligus mengajak lebih banyak warga terlibat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....