KPID Jabar dan STIKOM Bandung Bedah Pola Konsumsi Media Gen Z lewat Kerangka 5+1
- 10 Agt 2026 18:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat berkolaborasi dengan STIKOM Bandung menggelar Kuliah Umum '5+1 Broadcasting Perspective Digital Era' di Bandung Creative Hub, Jalan Laswi No. 7, Kota Bandung, Senin 10 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar untuk menjawab tantangan relevansi televisi dan radio bagi Generasi Z di tengah gempuran media sosial.
Diikuti 100 mahasiswa semester enam, kegiatan ini menjadi implementasi mata kuliah praktik penyiaran sekaligus bentuk tindak lanjut kesepakatan kerja sama (implementation agreement) antara kedua lembaga. Ketua Pelaksana Kegiatan, M. Rizki Alfiansyah mengemukakan, mahasiswa tingkat akhir sangat perlu dibekali dengan literasi kritis serta proyeksi karier di industri penyiaran masa kini.
"Kita dorong supaya lebih pandai mengelola berita dan melihat peluang prospek kerja di tengah gempuran medsos," ujar Rizki.
Dalam forum tersebut, KPID Jawa Barat secara terbuka membedah hasil riset terbaru mengenai pola konsumsi media di kalangan Gen Z menggunakan kerangka analisis 5+1.
Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet menjelaskan, kerangka tersebut memadukan lima dimensi Pancagatra Ketahanan Nasional yaitu Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, dan Pertahanan Keamanan dengan tambahan satu dimensi Psikologi.
"Plus satu psikologi ini penting untuk melihat bagaimana frekuensi menonton dan mendengarkan memengaruhi kondisi mental dan perilaku audiens muda," tutur Adiyana.
Sementara itu, Ketua STIKOM Bandung, Deddy Djamaluddin mengingatkan para mahasiswa agar tidak terjebak oleh arus algoritma media sosial dan perkembangan kecerdasan buatan (AI).
"Di era konvergensi ini, algoritma adalah nilai kapitalis yang mengarahkan kita. Identitas kita jadi blur, tidak jelas. Bahkan AI kini sudah menjadi komunikator yang memprovokasi kita tanpa sadar. Kalau tidak kritis, kita akan digiring terus," tegas Deddy.
Wakil Ketua 1 STIKOM Bandung, Muhammad Farid menambahkan bahwa kegiatan ini disinergikan sebagai bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) berbasis praktik yang mempertemukan regulator, akademisi, dan pelaku industri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....