Kadisdik Tekankan Pendidikan HAM sejak Dini untuk Cegah Perundungan

  • 29 Jul 2026 16:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, menilai pendidikan hak asasi manusia (HAM) perlu diperkuat sejak usia sekolah sebagai bekal bagi peserta didik dalam membangun sikap saling menghormati dan menghargai hak setiap individu.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Jabar Human Rights Forum (JHRF) 2026: Bedah Buku dan Talkshow Penguatan Hak Asasi Manusia yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Barat di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu 29 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Purwanto mengapresiasi terselenggaranya forum yang digagas Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat bersama Komunitas Pemuda Pelajar Pencinta Hak Asasi Manusia Jawa Barat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk memperluas pemahaman generasi muda mengenai nilai-nilai kemanusiaan.

"Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat penting untuk menanamkan pengetahuan tentang hak asasi manusia kepada anak-anak kita," ujarnya.

Purwanto mengatakan, pemahaman mengenai HAM tidak hanya bertujuan agar peserta didik mengetahui hak yang dimilikinya, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa setiap orang memiliki hak yang sama dan harus dihormati.

Ia menilai berbagai persoalan yang masih terjadi di lingkungan sosial, seperti perundungan, diskriminasi, hingga tindakan main hakim sendiri, tidak lepas dari minimnya pemahaman masyarakat terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia.

"Kalau kita ingin diperlakukan dengan baik, orang lain juga mempunyai hak yang sama. Kalau kita tidak mau dirugikan, jangan juga merugikan orang lain," tegasnya.

Purwanto menambahkan, kesadaran terhadap HAM juga penting dimiliki oleh penyelenggara pelayanan publik. Menurutnya, pelanggaran hak masyarakat dapat terjadi apabila aparatur tidak memahami kewajiban dalam memberikan pelayanan yang menghormati hak setiap warga.

Karena itu, ia mendorong agar edukasi HAM terus diperluas melalui berbagai metode yang lebih menarik dan dekat dengan kehidupan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan kreatif seperti festival film pendek, lomba penulisan esai, maupun media pembelajaran lainnya yang mampu menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan secara efektif.

Melalui upaya tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Barat berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai hak asasi manusia serta mampu membangun lingkungan yang damai, inklusif, dan saling menghormati.

"Kami berharap anak-anak di seluruh Jawa Barat terus belajar dan menjadi generasi yang mampu menciptakan kehidupan yang damai, saling menghargai, serta menghormati hak setiap orang," jelas Purwanto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....