Sumedang Bakal Punya Dua SMA Negeri Baru di Pamulihan dan Paseh
- 27 Jul 2026 20:47 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sumedang – Akses pendidikan menengah di Kabupaten Sumedang akan semakin luas. Mulai 2027, pemerintah akan menghadirkan dua sekolah menengah atas (SMA) negeri baru di Kecamatan Pamulihan dan Kecamatan Paseh, dua wilayah yang selama ini belum memiliki SMA negeri.
Kabar tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat menghadiri pelantikan Forum OSIS di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin 27 Juli 2026.
Menurut Dony, pembangunan kedua sekolah menjadi langkah strategis pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Sumedang.
"Tahun depan akan ada tambahan dua Sekolah Menengah Atas Negeri di Sumedang, yaitu SMA Negeri Paseh dan SMA Negeri Pamulihan. Ini merupakan kabar baik yang telah lama dinantikan masyarakat," ujarnya.
Pemerintah memastikan pembangunan SMA Negeri Paseh mulai berjalan pada tahun ini. Tahap awal difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar beserta sarana pendukung sebagai persiapan operasional sekolah. Selanjutnya, pembangunan ruang kelas akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027 sehingga sekolah dapat segera digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, pembangunan SMA Negeri Pamulihan masih memasuki tahap penyelesaian administrasi. Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menuntaskan proses hibah lahan sebagai syarat dimulainya pembangunan fisik.
Selain itu, dokumen perencanaan pembangunan juga akan disusun pada perubahan anggaran tahun ini agar proyek dapat langsung dikerjakan setelah seluruh persyaratan administrasi selesai.
"Kami terus berupaya mempercepat seluruh proses administrasi dan perencanaan agar pembangunan kedua sekolah ini dapat berjalan sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Dony.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah VIII Sumedang-Bandung, Sriyuda Hermansyah, mengatakan pembangunan SMA Negeri Paseh akan diawali dengan penyediaan infrastruktur pendukung sebelum pembangunan ruang kelas dilakukan pada tahun depan.
"SMA Negeri Paseh akan dibangun terlebih dahulu infrastruktur pendukungnya. Selanjutnya pembangunan ruang kelas akan dilaksanakan sehingga sekolah dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya.
Untuk SMA Negeri Pamulihan, kata Sriyuda, penyusunan perencanaan pembangunan akan dilakukan melalui perubahan anggaran tahun ini. Dengan demikian, pembangunan fisik dapat segera dimulai setelah proses hibah lahan rampung.
Penambahan dua SMA negeri baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi lulusan SMP, khususnya di wilayah yang selama ini belum memiliki SMA negeri.
Berdasarkan data pendidikan, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Sumedang saat ini mencapai 9,2 tahun, sedangkan angka partisipasi sekolah berada di kisaran 86 persen. Artinya, masih terdapat sekitar 14 persen penduduk usia sekolah yang belum melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK.
Menurut Sriyuda, keberadaan SMA Negeri Pamulihan dan SMA Negeri Paseh diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah, mengurangi angka putus sekolah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumedang.
"Pembangunan dua SMA negeri ini diharapkan memperluas akses pendidikan menengah bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas pendidikan di Sumedang," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....