GPM Cimahi Diserbu Pembeli, Beras dan Minyak Goreng Laris Manis
- 27 Jul 2026 20:43 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi kembali menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) Pangan Pokok dan Segar Cimahi (Pangsi) di Halaman Parkir Utara Kantor Pemerintah Kota Cimahi, Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Senin 27 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi solusi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Sejak pagi, bazar dipadati aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang berburu berbagai komoditas pangan. Beragam kebutuhan pokok hingga produk olahan pangan hasil pelaku usaha lokal Cimahi ditawarkan dengan harga yang lebih murah.
Komoditas yang tersedia di antaranya beras SPHP seharga Rp58.000 per 5 kilogram, beras lokal Rp70.000 per 5 kilogram, gula konsumsi Rp17.500 per kilogram, Minyakita Rp31.400 per 2 liter, telur ayam Rp26.000 per kilogram, hingga daging sapi yang dijual mulai Rp60.000 sampai Rp130.000 per kilogram.
Selain itu, pengunjung juga dapat membeli daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, aneka sayuran, serta buah-buahan segar.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Cimahi, Agus Lukman Hadiansyah, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan sebanyak 30 kali sepanjang tahun 2026. Dalam setiap bulannya, kegiatan tersebut digelar sebanyak dua kali di berbagai lokasi di Kota Cimahi.
"GPM hari ini kami berkolaborasi dengan Bank BJB yang memiliki program untuk mendukung stabilisasi harga pangan sehingga bahan pokok tetap terjangkau dan selalu tersedia bagi masyarakat," ujar Agus.
Kolaborasi tersebut menghadirkan potongan harga khusus sebesar Rp10.000 bagi pengguna aplikasi Bank BJB untuk berbagai kebutuhan pokok. Diskon itu berlaku untuk pembelian beras, minyak goreng, daging ayam, daging sapi, sayuran hingga buah-buahan.
"Potongan harga Rp10.000 dari BJB sangat membantu masyarakat maupun ASN yang berbelanja kebutuhan sehari-hari," ucapnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari cepat habisnya sejumlah komoditas utama selama bazar berlangsung. Beras SPHP menjadi produk yang paling banyak diburu bersama minyak goreng bersubsidi.
"Beras yang terjual hampir dua ton, sedangkan Minyakita sebanyak 20 dus atau sekitar 120 pouch langsung habis karena stok dari Bulog memang terbatas," katanya.
Dispangtan Kota Cimahi berharap kegiatan ini mampu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu daya beli masyarakat. Program Gerakan Pangan Murah juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah melalui penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....