Wabup Subang, Kader GP Ansor Harus Mampu Kelola Ekonomi Masyarakat
- 12 Agt 2026 09:26 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi membuka kegiatan Latihan Instruktur I, Kursus Pelatih Banser, dan Dirosah Wustho PW GP Ansor Jawa Barat. Acara digelar di Balkondes Cigarukgak, Desa Wisata Sidajaya Cipunagara, Selasa 11 Agustus 2026, dengan 164 peserta dari berbagai cabang se-Jabar.
“Tentu kader GP Ansor itu harus mampu mengelola ekonomi masyarakat, dengan semangat gotong royong, persoalan ekonomi dapat diselesaikan,” ujar Kang Akur panggilan akrab Wakil Bupati Subang.
Kang Akur mengapresiasi pemilihan Subang, sebagai tuan rumah kegiatan kaderisasi. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya membentuk kedisiplinan dan jiwa pemimpin, tapi juga memberi dampak ke ekonomi lokal.
“Kegiatan ini akan memberikan multiplier effect, membantu masyarakat sekitar, terbantu dengan adanya UMKM yang terlibat,” tegasnya.
Pemkab Subang menyambut positif, agenda yang mendorong lahirnya generasi muda religius dan berdaya. Keberadaan pelatihan di desa wisata juga, diharap bisa menggerakkan sektor pariwisata dan usaha warga.
“Pemerintah daerah menyambut baik, setiap upaya yang mendorong lahirnya generasi muda berintegritas, religius serta peka terhadap pertumbuhan ekonomi,” tutur dia.
Ketua Umum PP GP Ansor Dr. H. Addin Jauharudin hadir, dan memberi arahan. Ia menekankan, peran instruktur lebih dari sekadar mengajar, melainkan menjaga marwah organisasi.
“Seorang instruktur bukan hanya menyampaikan materi, tetapi penjaga nilai, penjaga ideologi, penjaga masa depan,” tegas H. Addin.
Addin mengingatkan, GP Ansor Jabar untuk konsisten dalam kaderisasi. Ia menyebut proses ini adalah, cara merancang kader sesuai prinsip syariah.
“Latihan Instruktur menjadi sangat penting sekali, dan Jawa Barat jangan sampai lelah melakukan kaderisasi ini. Kaderisasi adalah merancang manusia sesuai tujuan dan prinsip syariah,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....