Untuk Pertamakalinya Gedung Sate Jadi Venue Upacara HUT RI ke 81

  • 14 Agt 2026 14:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Jawa Barat tahun ini menghadirkan suasana berbeda. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar upacara pengibaran bendera pusaka secara resmi di halaman Gedung Sate, Bandung.

Langkah terobosan ini diambil guna mengembalikan kesakralan momentum sejarah serta memberikan ruang yang lebih nyaman dan terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan secara langsung.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pelaksanaan upacara bendera di Gedung Sate bertujuan untuk mengubah ruang visual dan estetika yang selama ini dinilai kurang merepresentasikan ikon pemerintahan daerah.

"Ini pertama ya, bayangin aja Pemprov Jabar selama ini menggunakan tempat upacara di Gasibu. Kemudian kalau berkibar bendera, terekam dari kamera yang muncul tuh hotel. Nah, mungkin peristiwa itu tidak akan terjadi lagi," ujar Dedi Mulyadi seusai mendengarkan pidato kenegaraan di DPRD Jabar, Jumat 14 Agustus 2026.

Selain perpindahan lokasi, skema kepesertaan upacara juga mengalami perombakan total. Pemprov Jabar kini tidak lagi mewajibkan keterlibatan barisan pelajar maupun pegawai negeri sipil sebagai peserta upacara di lapangan.

Dedi menegaskan bahwa barisan upacara kini difokuskan kepada personel TNI dan Polri demi menjaga ketertiban, kedisiplinan, dan kekhidmatan selama tata upacara bendera berlangsung.

"Peserta upacaranya tidak lagi melibatkan pelajar, tidak lagi melibatkan pegawai. Seluruh peserta upacaranya adalah anggota TNI dan Polri saja agar upacara diikuti oleh orang yang biasa upacara, memiliki ketahanan fisik yang kuat, serta tidak bicara selama upacara," tegasnya.

Sementara itu, untuk personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), keterlibatan diarahkan khusus dalam rangkaian defile untuk melengkapi penghormatan baris-berbaris tanpa mengurangi kekhidmatan barisan utama.

Di sisi lain, masyarakat justru diberikan akses dan ruang seluas-luasnya untuk hadir menikmati jalannya upacara dengan suasana yang santai dan tertata rapi.

Mengenai kesiapan lokasi, Dedi menyampaikan bahwa proses penataan halaman dan pengerjaan gapura utama Gedung Sate terus dikejar agar rampung tepat waktu menjelang hari H pelaksanaan.

"Paling telat hari Minggu lah penataannya selesai," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....