Pemkot Bandung Bakal Ditata Ulang ‎Teras Cihampelas

  • 22 Jul 2026 15:34 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wajah Teras Cihampelas bersiap memasuki babak baru. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan proses pengalihan aset kawasan tersebut kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah rampung secara administrasi. Langkah ini menjadi awal penataan ulang kawasan yang selama ini menjadi salah satu ikon Kota Bandung.

‎Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, dirinya telah menandatangani surat terkait proses pengalihan aset Teras Cihampelas. Saat ini, tahapan yang tersisa hanya penyelesaian administrasi antara badan pengelola aset pemerintah kota dan pemerintah provinsi.

‎"Secara administrasi sudah selesai. Pak Gubernur tadi juga menanyakan, saya sudah tanda tangan suratnya. Maka tinggal administrasi dari badan aset ke badan aset," ujar Farhan, Rabu 22 Juli 2026.


‎‎Farhan menegaskan, meski kewenangan aset beralih ke Pemprov Jabar, Pemkot Bandung tetap akan terlibat dalam pengelolaan dan penataan kawasan. Menurutnya, pengalihan tersebut justru membuka peluang kolaborasi yang lebih erat antara kedua pemerintah.

‎‎"Konsekuensinya jadi kolaborasi. Konsekuensi yang menyenangkan," katanya.

‎‎Ia mencontohkan sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jabar, seperti Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, Jalan Pasteur, dan Jalan Sukajadi. Meski berada di bawah kewenangan provinsi, Pemkot Bandung tetap ikut berperan karena kawasan tersebut menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat dan perekonomian kota.

‎‎Terkait konsep penataan Teras Cihampelas, Farhan menyebut pembahasannya masih akan dilakukan bersama Pemprov Jabar. Pemerintah provinsi disebut telah memiliki konsep yang nantinya akan diselaraskan dengan kebutuhan kawasan dan karakter Kota Bandung.

‎"Karena pemerintah provinsi juga punya konsep. Nanti kita lihat konsep beliau, apakah akan disamakan dengan Lembang atau berbeda. Atau beliau punya konsep baru," ucapnya.


‎‎Sebagai langkah awal penataan, Gubernur Jawa Barat meminta agar bangunan Teras Cihampelas dibongkar. Pemkot Bandung, kata Farhan, akan menjalankan arahan tersebut sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi ruang publik.

‎‎"Beliau tetap meminta kita untuk membongkar Teras Cihampelas. Ya, kita lakukanlah," ucapnya.

‎Menurut Farhan, penataan tidak hanya berfokus pada perubahan fisik bangunan, tetapi juga mengembalikan kenyamanan kawasan bagi masyarakat. Salah satu tujuan utama adalah menghadirkan kembali suasana yang lebih teduh dan alami.

‎‎"Yang pasti pertama bongkar dulu Teras Cihampelas, mengembalikan kenyamanan berada di bawah pohon," katanya.


‎‎Selain itu, Pemkot Bandung juga akan memperhatikan keberlangsungan pelaku usaha yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan. Penataan baru diharapkan mampu mengoptimalkan kegiatan ekonomi tanpa menghilangkan fungsi ruang publik.

‎"Kemudian optimalisasi para pelaku bisnis yang ada di kiri kanan," tuturnya.

‎‎Ia menilai karakter ekonomi kawasan Cihampelas juga berpotensi mengalami perubahan. Jika selama ini dikenal sebagai pusat penjualan jeans dan produk fesyen, perkembangan tren masyarakat dinilai membuka peluang bagi sektor usaha lain untuk berkembang.

‎"Nah, mungkin sudah bukan jeans lagi. Karena sekarang cara masyarakat terhadap fashion di Kota Bandung bergeser," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....