Pemkab Bandung Siapkan Toren Air di Wilayah Rawan

  • 22 Jul 2026 15:12 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak lebih awal mengantisipasi dampak musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga November 2026. Berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, mulai dari distribusi air bersih, pemasangan toren air di wilayah rawan kekeringan, hingga penyediaan pompa air untuk menjaga produktivitas lahan pertanian.

Berdasarkan pemetaan, sebanyak 27 dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung telah masuk dalam status siaga darurat kekeringan. Kondisi tersebut mendorong Pemkab Bandung memperkuat langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi dan sektor pertanian tidak terdampak.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS mengatakan, persiapan menghadapi kemarau telah dilakukan sejak dua bulan lalu. Itu setelah adanya prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi kemarau yang lebih panjang dan kering.

"Dari 31 kecamatan, yang terdampak siaga darurat kekeringan ada 27 kecamatan. Dua bulan lalu kami sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh instansi terkait, termasuk PDAM, untuk mempersiapkan langkah-langkah menghadapi kekeringan berkepanjangan," ujar KDS, Selasa 21 Juli 2026.

Menurutnya, instruksi pertama diberikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung untuk memperkuat mitigasi dengan memetakan seluruh titik rawan kekeringan. Pemetaan tersebut menjadi dasar percepatan distribusi bantuan air bersih apabila masyarakat mulai mengalami kesulitan memperoleh air.

Selain itu, Perumda Air Minum Tirta Raharja juga diminta menyiapkan toren atau tangki air. Itu untuk di setiap kecamatan, khususnya di wilayah yang berdekatan dengan titik rawan kekeringan.

"PDAM akan memasang toren di masing-masing kecamatan atau di daerah yang mendekati titik lokus. Ini langkah yang kami lakukan agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....