Angkatan Perdana SMAN 28 Bandung Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan
- 22 Jul 2026 10:55 WIB
- Bandung
Poin Utama
- MPLS SMAN 28 Bandung ditutup dengan aksi ekologi pada 21 Juli 2026 di Gedung Sport Jabar sebagai penutupan resmi program pengenalan lingkungan sekolah.
- 252 siswa kelas X SMAN 28 Bandung merupakan angkatan pertama dari sekolah negeri baru yang berlokasi di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
- Seluruh kegiatan belajar mengajar SMAN 28 Bandung sementara dilaksanakan di Gedung Sport Jabar karena gedung sekolah permanen masih dalam tahap pembangunan di Jalan Arcamanik.
RRI.CO.ID, Bandung – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 28 Bandung Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup dengan aksi ekologi yang digelar di Gedung Sport Jabar, Selasa 21 Juli 2026. Penutupan tersebut menjadi momen bersejarah bagi 252 siswa kelas X yang merupakan angkatan pertama sekolah negeri baru di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
Selama gedung sekolah permanen masih dalam tahap pembangunan di Jalan Arcamanik, seluruh kegiatan belajar mengajar SMAN 28 Bandung untuk sementara dilaksanakan di Gedung Sport Jabar.

Suasana penutupan MPLS berlangsung meriah sekaligus penuh haru. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, hadir memberikan motivasi kepada para peserta didik baru agar menjadikan berakhirnya MPLS sebagai awal perjalanan menempuh pendidikan di jenjang sekolah menengah atas.
"Saya pesan terus tuntut ilmu setinggi mungkin. Lalu cinta kepada tanah air. Tumbuh menjadi manusia yang cerdas secara intelektual, kuat secara mental, tangguh secara sosial, serta memiliki akhlakul karimah yang sangat terpuji," ujar Erwin.
Ia menegaskan, MPLS bukanlah akhir dari rangkaian pengenalan sekolah, melainkan titik awal bagi para siswa dalam meraih cita-cita dan membangun masa depan. Menurutnya, kesabaran dan dedikasi guru akan melahirkan ilmu yang bermanfaat serta mampu mengantarkan peserta didik menuju kesuksesan.
Kepala SMAN 28 Bandung, Ai Sumiati, menyampaikan seluruh rangkaian MPLS di unit sekolah baru (USB) tersebut berjalan dengan lancar. Menurutnya, kehadiran SMAN 28 Bandung bukan sekadar menambah jumlah sekolah negeri di Kota Bandung, tetapi juga menjadi sekolah perintis di Kecamatan Arcamanik.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Gubernur Jawa Barat karena telah mendirikan SMAN 28 Bandung," kata Ai.
Ia menjelaskan, tema MPLS tahun ini mengusung "Murah Hate", sebagai penguatan pendidikan karakter yang mengacu pada nilai-nilai Pancawaluya yang menjadi program Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Ai mengatakan, untuk sementara proses pembelajaran dilaksanakan di Gedung Sport Jabar yang digunakan oleh enam rombongan belajar (rombel) dengan jumlah keseluruhan 252 siswa. Sementara itu, pembangunan gedung sekolah permanen di Jalan Arcamanik segera memasuki tahap awal.
"Untuk pembangunan, Insya Allah dalam waktu dekat sudah akan melakukan peletakan batu pertama. Mudah-mudahan sebelum Desember 2026 sudah selesai tahap pertamanya," imbuhnya.
Di sisi lain, proses pemenuhan tenaga pendidik juga masih terus berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku. "Masih terus berdatangan sesuai prosedur, masih proses. Karena yang PNS masih harus ada dari BKD dan BKN. Ada dari Probidik yang dicanangkan oleh Pak Gubernur juga, yang merupakan program dari UPI," kata Ai.
Kesan positif disampaikan salah seorang peserta didik baru, Nayla, yang diterima melalui jalur prestasi. Ia mengaku senang mengikuti MPLS karena memperoleh banyak pengalaman baru, teman-teman baru, guru yang ramah, serta pendamping dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang turut membantu selama kegiatan berlangsung.
Menurut Nayla, ia memilih SMAN 28 Bandung karena memiliki konsep yang mendukung pengembangan prestasi olahraga. "Saya memilih SMAN 28 Bandung karena sekolah ini hampir mirip dengan sekolah atlet. Semoga saya bisa memperoleh pendidikan terbaik, semakin berprestasi di bidang olahraga, khususnya badminton, dan semoga pembangunan sekolah segera selesai," tuturnya.
Setelah upacara penutupan MPLS selesai, seluruh siswa baru diarahkan untuk berganti pakaian sebelum mengikuti aksi ekologi di sekitar lokasi pembangunan SMAN 28 Bandung.
Dengan berakhirnya MPLS, angkatan perdana SMAN 28 Bandung kini resmi memulai perjalanan akademik sebagai generasi pertama yang akan menjadi bagian dari sejarah perkembangan sekolah negeri baru di Kota Bandung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....