Alami Rem Blong di Cisandaan Truk Matrial Terbalik
- 17 Jul 2026 19:02 WIB
- Bandung
Poin Utama
- Truk Hino bermuatan material bangunan mengalami rem blong saat melintasi tikungan Sumadra di Jalan Raya Cisandaan, Garut, pada Jumat, 17 Juli 2026.
- Kendaraan bermuatan sekitar 5 ton yang terdiri dari 65 lembar Aplus Plank dan 120 sak Aplus Pasta ALC terperosok ke selokan dan akhirnya terguling.
- Truk melaju dari arah Cikajang menuju Pakenjeng-Bungbulang dengan tujuan akhir Cijayana, Kecamatan Bungbulang.
RRI.CO.ID, Garut – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Cisandaan, tepatnya di tikungan Sumadra, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jumat, 17 Juli 2026. Sebuah truk Hino bermuatan material Bangunan mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun dan menikung hingga akhirnya terperosok ke selokan di bahu jalan dan terguling.
Kapolsek Pamulihan IPTU Dadi Supriyadi mengatakan, kendaraan tersebut sedang mengangkut material bangunan berupa Aplus Plank 8 mm x 200 mm x 3050 mm sebanyak 65 lembar serta Aplus Pasta ALC 40 kilogram sebanyak 120 sak dengan total muatan sekitar 5 ton.
Truk melaju dari arah Cikajang menuju Pakenjeng–Bungbulang dengan tujuan Cijayana, Kecamatan Bungbulang.
"Diduga kecelakaan terjadi akibat kendaraan mengalami rem blong saat melintasi jalan yang menurun dan menikung. Sopir kehilangan kendali sehingga kendaraan keluar jalur, masuk ke selokan bahu jalan, kemudian terguling," ujarnya, di Garut.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi Herman (47) asal Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, serta kernet Muhamad Aria Erlangga (24) asal Kabupaten Tangerang, mengalami luka ringan. Keduanya segera dievakuasi ke Puskesmas Cisandaan untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain menimbulkan korban luka ringan, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp50 juta. " Korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, dan korban hanya mengalami luka ringan,"katanya.
Ia mengatakan, petugasnya langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, mengumpulkan informasi, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan. " Petugas kami langsung mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, mengumpulkan informasi, mengamankan barang bukti, dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan," ujarnya.
Polres Garut mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama sistem pengereman, sebelum melakukan perjalanan, terlebih saat melintasi jalur dengan kontur menurun dan banyak tikungan demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....