Erwin, Lokasi Longsor di Gegerkalong Siapkan Perbaikan dan Bantuan Bagi Warga

  • 17 Jul 2026 17:36 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, meninjau langsung lokasi longsor di RT 7/RW 1, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari kota Bandung. Longsor yang terjadi pada Rabu lalu itu mengakibatkan satu unit madrasah, satu masjid, serta tiga rumah yang dihuni tujuh kepala keluarga terdampak.

‎Erwin memastikan penanganan darurat telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung bersama sejumlah pihak. Bantuan diberikan melalui Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP), BAZNAS, serta dukungan dari pihak swasta untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

‎"Alhamdulillah, sekarang kita coba atasi masyarakat yang tiga rumah itu," ujar Erwin, 17 Juli 2026.


‎‎Menurut Erwin, hasil peninjauan menunjukkan longsor dipicu oleh kondisi saluran air yang kurang baik serta konstruksi pondasi bangunan yang tidak memadai di kawasan dengan kontur tanah yang curam. Saat ini, Dinas Cipta Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Cipta Bintar) tengah menyusun desain ulang pondasi agar lebih kuat dan aman.
‎‎"Karena kemarin saya lihat besinya juga masih kecil-kecil, tidak sesuai spesifikasi untuk bangunannya. Tapi memang karena mungkin dibangun oleh swasta, bukan pemerintah. Alhamdulillah tidak sampai menimbulkan korban yang lebih parah," katanya.
‎‎Erwin menegaskan, bangunan yang terdampak tidak akan direlokasi karena berada di lahan milik warga. Namun, perbaikan harus segera dilakukan agar masjid dan rumah warga dapat kembali digunakan dengan aman.
‎‎"Memang masyarakat meminta kepada kita supaya secepatnya diperbaiki, karena itu masjid di daerah tersebut satu-satunya yang digunakan untuk salat Jumat. Kalau relokasi sepertinya tidak memungkinkan karena lahannya sempit. Jadi harus diperbaiki. Apalagi itu lahan masyarakat, bukan lahan pemerintah. Kita hanya membantu proses penanganannya," tuturnya.


‎Untuk pembiayaan perbaikan, Pemkot Bandung akan memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) melalui DPKP. Selain itu, BAZNAS juga akan memberikan dukungan, sementara pemerintah mengajukan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) kepada Bank daerah.
‎‎Erwin menjelaskan lokasi longsor berada tepat di bawah aliran sungai, dengan pondasi bangunan yang menempel di area bantaran sungai sehingga berpotensi mengalami longsor susulan apabila tidak segera diperkuat.
‎‎Sementara itu, seluruh warga yang terdampak telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah Kota Bandung juga telah menyalurkan bantuan kebutuhan pokok, seperti beras dan kebutuhan dasar lainnya, sambil menunggu proses perbaikan dimulai.
‎"Kalau ini dibiarkan, longsor susulan pasti bisa terjadi. Makanya harus dipasang garis polisi supaya tidak ada orang yang masuk ke lokasi sebelum perbaikan dilakukan," tandasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....