Blower Mati Picu Korsleting, Kebakaran Hanguskan Sebagian Area Pabrik di Cimahi
- 09 Jul 2026 20:47 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Cimahi - Blower yang mendadak berhenti beroperasi diduga menjadi pemicu awal kebakaran di area produksi PT Slevendo Glory Abadi, Kota Cimahi, Kamis 9 Juli 2026. Kondisi tersebut menyebabkan uap mudah terbakar menumpuk hingga memicu korsleting listrik yang kemudian menyulut api dan membakar sebagian bangunan pabrik.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di PT Slevendo Glory Abadi yang berlokasi di Jalan Maharmartanegara Nomor 108 RT 04 RW 04, Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cimahi Tengah. Api menghanguskan sekitar 60 meter persegi area produksi dari keseluruhan luas kompleks pabrik.
"Kebakaran bermula saat blower berhenti beroperasi sehingga uap mudah terbakar menumpuk, kemudian terjadi korsleting listrik yang memicu penyalaan api dan dengan cepat merambat ke material yang mudah terbakar," ujar Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana.
Sebelum petugas tiba di lokasi, para pegawai sempat berusaha memadamkan kobaran api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga salah seorang pegawai segera mendatangi Mako Damkar menggunakan sepeda motor untuk meminta bantuan.
"Akibat kejadian tersebut, satu orang pegawai mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis, sedangkan tidak ada korban luka berat maupun korban jiwa," kata Aep.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta, yang terdiri dari kerusakan bangunan senilai kurang lebih Rp50 juta dan kerusakan barang serta peralatan produksi sekitar Rp150 juta.
Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset pabrik dengan estimasi nilai bangunan sekitar Rp1 miliar serta barang dan mesin senilai sekitar Rp3 miliar.
"Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik dan hingga saat ini tidak ditemukan adanya unsur kelalaian, sementara pendataan lanjutan masih dilakukan oleh Regu 3," jelas Aep.
Dalam proses penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi mengerahkan tiga unit mobil pancar dan satu unit rescue ke lokasi kejadian.
Sebanyak 14 personel Regu 3 bersama jajaran kepala bidang, kepala seksi, serta anggota pencegahan bahu-membahu melakukan pemadaman, pendinginan, pemeriksaan, dan pendataan pascakebakaran.
"Laporan kebakaran diterima Mako Damkar pada pukul 14.59 WIB dan Regu 3 tiba di lokasi empat menit kemudian, sehingga respons cepat tersebut menjadi faktor penting yang berhasil mencegah api meluas ke seluruh area pabrik seluas sekitar 1.580 meter persegi," tutup Aep.
Proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 16.32 WIB. Seluruh armada dan personel kembali ke Markas Komando Damkar Kota Cimahi pada pukul 16.40 WIB setelah memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dari potensi api kembali menyala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....