Pemkot Bandung dan Pekanbaru Jalin Kerja Sama,Perkuat Inovasi Pelayanan Publik
- 08 Jul 2026 17:50 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Riau, resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah memperkuat sinergi antardaerah dalam pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Penandatanganan berlangsung di Balai Kota Bandung, Rabu 8 Juli 2026.
Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Penandatanganan juga disaksikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut baik kunjungan Pemerintah Kota Pekanbaru sebagai momentum untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus saling bertukar pengalaman dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan.
"Suatu kehormatan bagi Kota Bandung menerima kunjungan dari Kota Pekanbaru. Kita harus sama-sama belajar karena masing-masing daerah memiliki keunggulan yang bisa menjadi pembelajaran bersama," ujar Farhan, rabu 7 Juli 2026.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi fondasi untuk mendorong kemajuan kedua kota melalui pertukaran pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Farhan mengungkapkan, Kota Bandung tertarik mempelajari sejumlah keberhasilan Kota Pekanbaru, terutama dalam pengelolaan fiskal daerah yang dinilai sangat sehat. Selain itu, Bandung juga ingin mengadopsi inovasi pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang di Pekanbaru mampu diselesaikan hanya dalam hitungan jam.
"Ini yang ingin kami pelajari untuk mempercepat investasi di Kota Bandung," katanya.
Sebagai timbal balik, Pemkot Bandung membagikan pengalaman dalam penataan jaringan utilitas, khususnya program penurunan kabel fiber optik ke bawah tanah yang saat ini tengah dijalankan sebagai bagian dari penataan infrastruktur perkotaan.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan kerja sama tersebut merupakan implementasi arahan pemerintah pusat agar pemerintah daerah saling bertukar inovasi guna mempercepat pembangunan.
Menurut Agung, Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang layak dijadikan referensi karena memiliki berbagai inovasi dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan kota.
"Kami datang untuk belajar. Banyak hal yang ingin kami kerja samakan, mulai dari tata kelola pemerintahan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sektor kuliner, hotel, hingga pariwisata," ujarnya.
Agung juga mengungkapkan, Kota Pekanbaru berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,3 triliun melalui berbagai inovasi di bidang perpajakan dan pelayanan publik.
Selain itu, ia berharap dibukanya kembali rute penerbangan langsung Bandung–Pekanbaru dapat semakin mempererat hubungan ekonomi, investasi, pendidikan, hingga sektor pariwisata di kedua daerah.
Melalui kerja sama ini, kedua pemerintah daerah juga berencana membuka peluang kolaborasi dalam promosi UMKM, pengembangan kuliner khas Melayu dan produk kreatif Bandung, serta peningkatan investasi.
Kesepakatan bersama tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi kedua pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pembangunan dan pengembangan potensi daerah sesuai kewenangan masing-masing.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi pelayanan publik, pemerintahan digital, investasi, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan jaringan fiber optik, perizinan, inovasi daerah, serta bidang lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....