Penjualan Seragam Sekolah Mulai Meningkat jelang Tahun Ajaran Baru

  • 04 Jul 2026 12:23 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Memasuki masa libur sekolah sekaligus persiapan tahun ajaran baru 2026/2027, sejumlah pedagang seragam sekolah mulai merasakan peningkatan penjualan. Meski belum mencapai puncaknya, suasana belanja perlengkapan sekolah sudah mulai terlihat di sejumlah toko.

Salah satunya dirasakan Rafi, pemilik Toko Rafi. Ia mengatakan peningkatan pembeli mulai terasa dibanding hari-hari biasa, meski saat ini baru sekitar seperempat dari kondisi ramai yang biasanya terjadi menjelang masuk sekolah.

‎"Kalau buat sekarang sudah mulai ada peningkatan, cuma belum 100 persen. Baru awal lah, sudah mulai ada peningkatan dari penjualan biasa. Kalau sekarang ya baru sekitar seperempatnya," ujar Rafi, Sabtu 4 Juli 2026.

Menurutnya, produk yang paling banyak dicari saat ini adalah seragam untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Selain seragam merah putih, pembeli juga mulai mencari seragam pramuka, kebaya atau pangsi, hingga sepatu sekolah.

"Yang paling banyak dicari itu seragam sekolah, terutama buat anak SD. Selain itu ada pramuka, kebaya atau pangsi, sama sepatu," katanya.

‎Rafi menjelaskan, orang tua lebih memilih membeli langsung ke toko dibanding berbelanja secara daring karena anak-anak perlu mencoba ukuran seragam maupun sepatu agar sesuai. ‎"Kalau anak SD kan ukurannya harus dicoba langsung. Biar pas, enggak kegedean atau kekecilan. Makanya banyak yang datang ke toko," ujarnya.

‎Ia menambahkan, pembeli jenjang SMP dan SMA biasanya baru berdatangan setelah pengumuman penerimaan siswa selesai. "Kalau SD sudah agak reda, baru nanti yang SMP dan SMA mulai ramai. Biasanya orang tua nunggu anaknya keterima dulu baru beli seragam," jelasnya.

‎Di tengah maraknya penjualan melalui platform daring, Rafi mengaku belum tertarik menjual produknya secara online. Menurutnya, berjualan online membutuhkan tenaga khusus untuk melayani pelanggan dan merespons pesanan secara cepat.

‎"Kalau buat saya enggak. Online itu harus ada orang yang khusus pegang. Harus benar-benar standby. Saya lebih pilih yang datang ke toko, bisa dicoba langsung, bisa nawar juga," tuturnya.

‎Meski harga bahan baku seragam mengalami kenaikan, Rafi mengatakan pihaknya masih mempertahankan harga jual seperti tahun sebelumnya agar tetap terjangkau bagi masyarakat.

‎"Bahan memang sudah naik, tapi untuk di toko saya tahun ini belum ada kenaikan harga. Masih sama seperti kemarin," katanya.

‎Saat ini, harga seragam SD di tokonya berkisar Rp150.000 ribu, sedangkan seragam SMP dan SMA sekitar Rp175.000 - 200.000 ribu, tergantung model dan ukuran. ‎Pedagang pun berharap momentum libur sekolah dapat terus meningkatkan penjualan hingga mendekati hari pertama masuk sekolah.

"Harapan saya ke depan mudah-mudahan kondisi penjualan seperti sekarang bisa terus bertahan, jangan sampai turun." Pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....