Tinjau Tiga Wilayah, Kasdam Pastikan Pembangunan Yonif TP Sesuai Target

  • 24 Jun 2026 21:45 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Kepala Staf Kodam (Kasdam) III/Siliwangi Brigjen TNI Dr. Agus Bhakti melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diproyeksikan menjadi kawasan pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dan Marshalling Area di Kabupaten Cirebon, Majalengka, serta Sumedang, Rabu 24 Juni 2026.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan satuan baru TNI Angkatan Darat yang masuk dalam program Yonif TP Tahap IV Tahun Anggaran 2026. Peninjauan meliputi kondisi lahan, kelengkapan sarana pendukung, hingga kesiapan fasilitas penampungan personel selama proses pembangunan berlangsung.

Dalam kegiatan itu, Kasdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam III/Siliwangi, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, unsur Korem 062/Tarumanagara, para komandan kodim terkait, pemerintah daerah, dan instansi teknis lainnya.

Rangkaian peninjauan dimulai di Desa Tonjong, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon. Di lokasi tersebut, Kasdam menerima pemaparan mengenai rencana pembangunan, kondisi lahan, serta aspek administrasi dan legalitas yang berkaitan dengan pembangunan Yonif TP.

Selain meninjau area utama pembangunan, rombongan juga mengecek Marshalling Area yang akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara personel sebelum satuan baru tersebut beroperasi secara penuh.

Dari Cirebon, kunjungan berlanjut ke Desa Sukamulya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Lokasi yang direncanakan menjadi markas Yonif TP 338/Sindangkasih itu mendapat perhatian khusus terkait kesiapan lahan dan pengembangan infrastruktur pendukung yang akan menunjang operasional satuan di masa mendatang.

Kasdam kemudian melanjutkan agenda ke Kabupaten Sumedang. Selain melihat langsung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Ujungjaya, rombongan juga meninjau Marshalling Area di Desa Palabuan yang disiapkan sebagai lokasi sementara bagi personel Yonif TP selama proses pembangunan berlangsung.

Brigjen TNI Agus Bhakti menegaskan bahwa pengecekan lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditentukan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan fisik lahan, tetapi juga koordinasi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari kesiapan lahan hingga fasilitas pendukung. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana dan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menyebut pembangunan Yonif TP merupakan program strategis yang memiliki nilai penting bagi penguatan pertahanan wilayah.

Ia menilai kehadiran satuan baru tersebut nantinya tidak hanya meningkatkan kemampuan operasional TNI AD, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perkembangan wilayah dan masyarakat sekitar.

“Kami siap mendukung seluruh tahapan pembangunan agar berjalan lancar. Kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan diharapkan mampu memperkuat pembinaan teritorial sekaligus mendukung tugas pokok TNI AD di wilayah Jawa Barat,” katanya.

Melalui peninjauan langsung ini, Kodam III/Siliwangi menunjukkan komitmennya dalam mempercepat proses pembangunan Yonif TP Tahap IV Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan satuan baru yang dibangun memiliki kesiapan optimal saat mulai menjalankan tugas operasional di wilayah Jawa Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....