Hindari Antrian Panjang di Polres Subang,Pemohon Diminta Pahami Cara SKCK Online
- 20 Jun 2026 19:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Subang - Polres Subang mencatat lonjakan pemohon SKCK hingga 600 orang per hari, dan mayoritas pemohon belum memahami tata cara pengajuan. Kondisi ini membuat ruang pelayanan Sat Intelkam penuh, serta antrean mengular ke halaman kantor.
“Rata-rata pemohon datang tanpa persiapan berkas, sehingga proses jadi lebih lama,” ujar Bintara Staf Intelkam Polres Subang Brigadir Regina kepada RRI di Subang, Sabtu 20 Juni 2026.
Masyarakat diimbau mempelajari langkah pengajuan SKCK melalui Super App Polri, sebelum datang ke kantor. Cukup unggah dokumen dari HP, lalu bayar via BRIVA di BRILink, ATM, atau mobile banking.
“Setelah pembayaran, saat datang ke Polres Subang tinggal proses pencetakan saja, jadi lebih cepat,” tegasnya.
Dengan memahami prosedur online, waktu tunggu pemohon bisa dipangkas jauh dari antrean manual. Cara ini sangat cocok untuk Gen Z, yang melek digital dan mengejar waktu melamar kerja.
“Kami siapkan tenda untuk menampung masyarakat, agar tidak berdesakan, dan tetap nyaman saat menunggu,” kata Regina.
Polres Subang telah menambah tenda pelayanan di halaman, untuk memecah kerumunan pemohon. Langkah ini hanya bersifat sementara, jika antrean manual masih terus terjadi setiap hari.
“Untuk per hari di pekan ini, berkisar antara 400 sampai 600 pemohon,” jelasnya.
Petugas berharap imbauan ini dipahami, agar pelayanan SKCK berjalan tertib dan cepat. Mari manfaatkan teknologi, agar proses melamar kerja generasi muda Subang, tidak terhambat antrean.
“Rata-rata yang mengajukan SKCK untuk mencari kerja itu sekitar 90 persen setiap harinya,” pungkas Regina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....