Ayena Studio Gelar Nobar Film Animasi Garuda di Dadaku, Libatkan Kreator Cimahi

  • 18 Jun 2026 20:54 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cimahi - PT Ayena Mandiri Sinema (Ayena Studio) menggelar nonton bareng (nobar) film animasi Garuda di Dadaku di Cinepolis Istana Plaza Bandung, Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi ajang apresiasi bagi para kreator yang terlibat dalam proses produksi film animasi karya anak bangsa tersebut.

Film Garuda di Dadaku merupakan hasil kolaborasi KAWI Animation dan Base Entertainment yang disutradarai oleh Rony Gani. Produksi film ini melibatkan sekitar 500 kreator dari berbagai daerah, termasuk Cimahi dan wilayah Bandung Raya.

Founder PT Ayena Mandiri Sinema (Ayena Studio), Robby UL Pratama, mengatakan kegiatan nobar ini secara khusus diperuntukkan bagi tim kreator yang berasal dari Bandung Raya. Meski demikian, film animasi tersebut telah tayang secara nasional sejak 11 Juni 2026.

"Hari ini kami mengadakan kegiatan nonton bareng film animasi Garuda di Dadaku, salah satu produksi KAWI Animation dan Base Entertainment yang dikerjakan oleh sekitar 500 kreator, termasuk dari Cimahi dan Bandung Raya," ujar Robby.

Dalam proyek tersebut, Ayena Studio berkontribusi pada tahap Lighting, Rendering, dan Compositing (LRC). Tahapan tersebut berperan penting dalam menghasilkan tampilan akhir visual film sebelum disajikan kepada penonton.

"Kami berkontribusi di proses lighting, render, dan compositing, sehingga sebagian final look dari film ini dikerjakan oleh tim kami," katanya.

Robby menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam pengerjaan LRC adalah menyelaraskan visi kreatif sutradara dengan kualitas visual yang ingin ditampilkan. Selain itu, tim juga harus menghadirkan gaya animasi yang berbeda dibandingkan produksi animasi lainnya.

"Tantangan terbesar adalah menyatukan visi yang diinginkan sutradara sekaligus menghadirkan kualitas visual dengan gaya yang berbeda dari animasi yang pernah kami kerjakan sebelumnya," ungkapnya.

Keterlibatan sumber daya lokal juga menjadi salah satu kebanggaan dalam proyek tersebut. Sekitar 25 kreator asal Cimahi ikut ambil bagian, sebagian besar merupakan lulusan SMK dan perguruan tinggi di wilayah Bandung.

"Kurang lebih ada sekitar 25 kreator dari Cimahi yang terlibat, dan kami banyak berkolaborasi dengan lulusan SMK Negeri 2 Cimahi serta lulusan Universitas Komputer Indonesia atau Unikom," ucap Robby.

Ia berharap keberhasilan film animasi nasional dapat menjadi motivasi bagi generasi muda yang ingin berkarier di industri kreatif. Menurutnya, semangat belajar dan keberanian menunjukkan karya menjadi kunci untuk berkembang di bidang animasi.

"Untuk anak-anak muda Cimahi yang ingin berkarier di industri animasi, terus belajar, manfaatkan setiap kesempatan, dan jangan malu menunjukkan karya agar bisa dilihat lebih banyak orang," pesannya.

Sementara itu, perwakilan Patopo Studio, Adi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kreator yang terlibat dalam produksi film tersebut. Ia berharap kehadiran Garuda di Dadaku dapat menjadi pemacu semangat bagi animator Indonesia untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas industri animasi nasional.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kreator yang telah menghasilkan film animasi yang sangat baik, semoga film ini menjadi pemantik semangat bagi para kreator lain untuk terus berkarya dan memajukan animasi Indonesia," kata Adi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....