Lonjakan Sampah Lebaran di Kota Bandung Capai 208 Ton
- 31 Mar 2026 15:37 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Lonjakan volume sampah saat perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Bandung mengalami peningkatan signifikan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat, jumlah sampah pada malam takbiran mencapai 438 meter kubik atau setara 208 ton, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan dengan periode Idulfitri tahun sebelumnya.
Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengungkapkan bahwa peningkatan volume sampah ini merupakan pola tahunan yang biasa terjadi selama bulan Ramadan hingga Lebaran. Aktivitas masyarakat yang meningkat, terutama dalam konsumsi rumah tangga dan kegiatan perayaan, menjadi faktor utama penyebab lonjakan tersebut.
“Pasca Idulfitri hingga H+2, pengangkutan sampah sudah kembali berjalan normal setelah TPA Sarimukti dibuka kembali. Sebelumnya sempat terhenti saat hari H dan H+1 karena libur,” ujar Darto, Selasa 31 Maret 2026.
Penutupan sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti selama hari raya sempat menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS). Beberapa titik yang mengalami overload di antaranya TPS Binong, TPS Kebon Binatang di Jalan Tamansari, serta TPS Kosambi.
DLH Kota Bandung pun bergerak cepat dengan memprioritaskan pembersihan di lokasi-lokasi tersebut. Proses penanganan dilakukan menggunakan alat berat guna mempercepat pengangkutan dan mengurangi dampak penumpukan terhadap lingkungan sekitar.
Secara kewilayahan, DLH mencatat adanya dinamika yang cukup beragam dalam volume sampah. Beberapa wilayah justru mengalami penurunan, seperti Bojonegoro yang turun dari 77 meter kubik pada 2025 menjadi 60 meter kubik di 2026. Penurunan juga terjadi di Cibinjing dari 127 meter kubik menjadi 112 meter kubik, serta Ujungberung dari 51 meter kubik menjadi 42 meter kubik.
Namun demikian, sejumlah wilayah lainnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kawasan Karees misalnya, meningkat dari 58 meter kubik menjadi 78 meter kubik. Kordoba juga mengalami lonjakan dua kali lipat dari 8 meter kubik menjadi 16 meter kubik, sementara Tegalega naik dari 107 meter kubik menjadi 130 meter kubik.
Untuk mengantisipasi lonjakan sampah selama periode Lebaran, DLH Kota Bandung mengerahkan total 2.266 personel dan 423 armada yang disebar di 263 titik pantau sejak H-1 hingga H+2.
Pada H-1 Lebaran, sebanyak 926 personel dengan 127 armada disiagakan di 66 titik. Saat hari H, jumlahnya menurun menjadi 200 personel dan 47 armada di 17 titik. Memasuki H+1, kembali diperkuat dengan 445 personel dan 115 armada di 108 titik. Sementara pada H+2, sebanyak 695 personel dan 134 armada diterjunkan di 72 titik.
Sementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, menambahkan bahwa strategi operasional juga diperkuat untuk menjaga kebersihan kota. Salah satunya dengan memajukan waktu kerja petugas penyapu jalan.
“Penyapuan sekarang dimulai sejak pukul 04.00 pagi, sehingga pada pukul 06.00 jalanan Kota Bandung sudah bersih saat masyarakat mulai beraktivitas,” jelasnya.
Selain penanganan teknis, DLH juga terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program pengolahan sampah organik di tingkat RW dan kelurahan mulai menunjukkan dampak positif dalam mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke TPS maupun TPA.
Hingga saat ini, kondisi kebersihan Kota Bandung secara umum masih dinilai terkendali. Tumpukan sampah yang sempat meningkat akibat lonjakan volume dan libur operasional TPA kini tengah dibersihkan secara bertahap.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam pengelolaan sampah dari sumber. Penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R), pemilahan sampah, serta pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga dinilai menjadi kunci dalam menekan volume sampah di masa mendatang.
" Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, penanganan sampah pasca-Lebaran diharapkan dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali terkendali, sehingga kebersihan dan kenyamanan Kota Bandung tetap terjaga," tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....