Dinkes Kota Bandung Imbau Warga Waspada Gejala Campak

  • 31 Mar 2026 15:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak dengan mengenali gejalanya sejak dini serta segera melakukan penanganan guna mencegah penyebaran yang lebih luas.

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bandung, Dadan Mulyana Kosasih menjelaskan, gejala awal campak umumnya ditandai dengan demam tinggi yang kemudian diikuti munculnya ruam pada kulit.

‎“Biasanya diikuti gejala tambahan seperti batuk, pilek, dan mata merah. Kalau ada gejala ini, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” ujar Dadan, Selasa 31 Maret 2026.

‎Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu menunggu hingga ruam muncul untuk memeriksakan diri. Menurutnya, deteksi dini sangat penting untuk mempercepat penanganan sekaligus meminimalkan potensi penularan.

‎“Kalau sudah demam, langsung saja ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Nanti petugas akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.


‎Selain itu, Dadan menyarankan pasien yang diduga terinfeksi campak untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah penularan kepada orang lain, terutama di lingkungan keluarga dan sekitar tempat tinggal.

‎“Jangan dibawa keluar rumah. Gunakan masker karena penularannya melalui udara,” ucapnya.

‎Ia juga mengingatkan bahwa virus campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi. Virus tersebut bahkan dapat bertahan di udara hingga dua jam setelah penderita batuk atau bersin, sehingga risiko penyebaran menjadi lebih besar jika tidak diantisipasi dengan baik.

‎Untuk itu, selain memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap, masyarakat juga diminta untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, serta menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan bergizi dan istirahat cukup.

‎“Pencegahan harus dilakukan bersama, mulai dari imunisasi, penggunaan masker, hingga pola hidup sehat. Ini penting agar penyebaran campak bisa ditekan,” tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....