Wamendikdasmen Tinjau Pembelajaran Mendalam Kelas Interaktif di Bandung
- 23 Feb 2026 22:35 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat meninjau langsung pelaksanaan Pembelajaran Mendalam (PM) di SMPN 5 Bandung dan SDN 001 Merdeka Bandung, Senin 23 Februari 2026. Kunjungan tersebut memperlihatkan suasana kelas yang hidup, interaktif, dan berbasis partisipasi aktif murid.
Di SMPN 5 Bandung, pembelajaran Pendidikan Pancasila menampilkan presentasi proyek e-book bertema “Sumatra: Hidden Wonders of Indonesia” yang disusun secara berkelompok. Proyek tersebut memuat kekayaan sejarah, sastra, budaya, hingga keanekaragaman hayati Sumatra. Presentasi dilakukan secara kolaboratif, sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Pendekatan serupa tampak di kelas Bahasa Indonesia. Guru memanfaatkan Papan Interaktif Digital (PID) serta aplikasi kuis daring Kahoot untuk menguji pemahaman siswa terkait materi teks prosedur. Siswa menjawab kuis melalui gawai masing-masing, disusul pemutaran video pembelajaran dan diskusi tentang kalimat larangan, anjuran, serta unsur kebahasaan lainnya. Kelas berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif hampir seluruh siswa.
Dalam dialog bersama siswa, Atip menekankan pentingnya pertanyaan pemantik sebagai pembuka pembelajaran. Ia mengawali diskusi dengan pertanyaan tentang Pulau Sumatra yang memancing jawaban spontan siswa, mulai dari isu banjir hingga kuliner khas Padang. Pertanyaan tersebut kemudian dikembangkan menjadi pembahasan yang lebih kontekstual melalui ilustrasi dan tayangan video.
“Pembelajaran mendalam memberikan informasi sekaligus inspirasi. Murid tidak hanya mengetahui, tetapi juga memaknai dan mampu mengontekstualisasikan apa yang dipelajari,” ujar Atip.
Kunjungan itu turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Asep Saeful Gufron serta Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Barat Sugito Adiwarsito.
Kepala SDN 001 Merdeka, Sri Winggowati, menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam memantau implementasi kebijakan di lapangan. Ia menyebut Wamen menekankan pentingnya penguasaan konsep oleh peserta didik dan penguatan kompetensi pedagogik guru agar pembelajaran lebih bermakna dan menyenangkan.
“Beliau mendorong agar pembelajaran tidak sekadar transfer ilmu, tetapi mampu membentuk karakter dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa,” kata Sri.
Senada, Kepala SMPN 5 Bandung Asep Hidayat menyebut kehadiran pimpinan kementerian menjadi momentum refleksi sekaligus motivasi bagi guru dan siswa. Menurutnya, arahan dan umpan balik yang diberikan menjadi energi baru untuk menyempurnakan implementasi Pembelajaran Mendalam secara sistematis dan terukur.
Di akhir kunjungan, Atip menegaskan bahwa pelatihan guru harus diikuti implementasi nyata di kelas. “Pelatihan saja tidak cukup jika belum diimplementasikan secara optimal. Guru harus mampu menerapkannya secara konsisten dalam pembelajaran sehari-hari,” ujarnya.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memastikan pendekatan Pembelajaran Mendalam berjalan efektif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di satuan pendidikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....