Disnaker Siapkan Puluhan Ribu Paket Pelatihan Kerja 2026

  • 01 Feb 2026 13:48 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali membuka akses peningkatan kompetensi dan kemandirian ekonomi bagi masyarakat melalui berbagai program pelatihan kerja, kewirausahaan, hingga pemagangan dalam negeri sepanjang tahun 2026.Sepanjang tahun ini, Disnaker Kota Bandung menyiapkan ribuan paket pelatihan yang menyasar puluhan ribu warga, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar kerja sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri dan berdaya saing di Kota Bandung.Kepala Disnaker Kota Bandung, Andri Darusman, mengatakan bahwa pelatihan yang disiapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga disesuaikan dengan perkembangan tren usaha dan kebutuhan dunia kerja saat ini.

“Program ini kami rancang agar masyarakat memiliki bekal keterampilan yang relevan, baik untuk masuk ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri. Harapannya, angka pengangguran bisa ditekan dan ekonomi masyarakat semakin kuat,” ujar Andri, minggu 1 Februari 2026.

Ribuan Paket Pelatihan Disiapkan, secara keseluruhan, Disnaker Kota Bandung menyiapkan empat kategori utama program pelatihan, yaitu:

- Pelatihan Berbasis Kompetensi: 26 paket untuk 520 orang

- Pelatihan Kewirausahaan: 826 paket untuk 16.520 orang

- Pelatihan bagi Penyandang Disabilitas: 2 paket untuk 40 orang

- Pemagangan Dalam Negeri: 2 paket untuk 40 orang.

Selain itu, terdapat penambahan khusus untuk pelatihan kewirausahaan dan penyandang disabilitas dengan kejuruan yang lebih spesifik dan aplikatif.Perkuat Inklusivitas bagi Penyandang Disabilitas, sebagai bentuk komitmen terhadap kesempatan kerja yang setara, Pemerintah Kota Bandung menyiapkan 4 paket pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas dengan total 80 peserta. 

Pelatihan tersebut meliputi:

Digital Marketing, Catering, Barista Dasar, Tata Rias Wajah. Program ini diharapkan mampu membuka peluang kerja dan usaha bagi penyandang disabilitas agar lebih mandiri secara ekonomi.

Pelatihan kewirausahaan menjadi porsi terbesar dalam program tahun 2026, dengan 821 paket pelatihan yang menjangkau 16.420 peserta. Jenis pelatihannya sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan usaha mikro serta tren pasar, di antaranya:

Barber (47 paket), Barista Dasar (135 paket), Barista Menengah (9 paket), Catering (220 paket), Desain Grafis Sablon (14 paket)

Digital Marketing (66 paket), Membatik (6 paket), Menjahit Dasar (36 paket), Menjahit, Terampil (7 paket), Pastry (146 paket), Pastry, Level 2 (32 paket), Service HP (14 paket)

Tata Kecantikan Rambut (13 paket), Tata Rias Pengantin (34 paket), Tata Rias Wajah (36 paket), Terapis Pijat (6 paket).

Sementara itu, 26 paket Pelatihan Berbasis Kompetensi belum ditetapkan kejuruan secara spesifik. Penentuannya akan disesuaikan dengan minat masyarakat serta potensi dan kebutuhan lowongan kerja di Kota Bandung, sehingga lulusan pelatihan diharapkan lebih mudah terserap dunia kerja.


Baca Juga: Lanud Sulaiman dan Pemkab Bandung Tebar Benih Pohon


Syarat Mengikuti Pelatihan, Pelatihan Kewirausahaan;

- Warga ber-KTP Kota Bandung (masyarakat  umum dan penyandang disabilitas)

- Usia 17–50 tahun

- Sehat jasmani dan rohani

- Memiliki motivasi berwirausaha

- Tidak sedang terikat perjanjian kerja permanen

- Mampu bekerja sama dalam tim

- Mampu menyelesaikan pelatihan tepat waktu

- Diprioritaskan terdaftar di DTSEN Desil 1–5

- Pelatihan Berbasis Kompetensi

- Warga ber-KTP Kota Bandung

- Usia minimal 18 tahun

- Pendidikan minimal SMA/SMK

- Pemagangan Dalam Negeri

- Warga ber-KTP Kota Bandung

- Usia 18–23 tahun

- Pendidikan minimal SMA/SMK

- Pendaftaran Melalui Aplikasi

Andri menambahkan, masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi Disnaker New BIMMA. Informasi lebih lanjut terkait jadwal dan teknis pelatihan juga dapat diakses melalui aplikasi tersebut.

" berharap program ini mampu meningkatkan keterampilan masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong lahirnya wirausaha baru yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kota Bandung," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....