Pemkot Bandung Intensifkan Perbaikan Drainase Cuaca Ekstrem
- 28 Jan 2026 13:17 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengintensifkan perbaikan dan pembersihan drainase di kawasan permukiman sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan perbaikan drainase dilakukan secara bertahap dan menyasar permukiman warga yang selama ini rawan genangan dan banjir.
“Drainase, berdasarkan siskamling yang sudah kita lakukan, alhamdulillah sudah banyak drainase di permukiman yang kita perbaiki satu per satu. Namun, ada beberapa drainase yang memang sudah terkunci, terutama yang terhubung langsung ke sungai-sungai yang bermasalah,” ujar Farhan, Rabu 28 Januari 2026.
Ia menjelaskan, sejumlah sungai yang menjadi muara jaringan drainase di Kota Bandung di antaranya Sungai Cikapundung, Sungai Cidurian, dan beberapa sungai lainnya. Kondisi tersebut menyebabkan penanganan drainase tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Problemnya, drainase kita ini tidak ada yang berdiri sendiri. Semuanya saling terhubung sebagai sebuah jaringan yang bermuara ke sungai-sungai,” katanya.
Baca juga:Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya: Laporkan Jika Menemukan Pungli
Menurut Farhan, penanganan langsung pada aliran sungai membutuhkan koordinasi lintas kewenangan dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), yang tentunya memerlukan waktu cukup panjang.
“Untuk menangani sungainya secara langsung, kita nanti akan berurusan dengan BBWS. Itu tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Karena itu, untuk mempercepat penanganan, kita fokus lebih dulu pada perbaikan dan pembersihan drainase di titik-titik permukiman,” jelasnya.
Ia menegaskan, pembersihan drainase menjadi prioritas utama, terutama di sejumlah ruas jalan utama yang kerap terdampak genangan air. Beberapa lokasi yang saat ini sedang dikerjakan antara lain Jalan Ciateul, kawasan Leuwipanjang, hingga ke arah Cipaganti.
“Itu semua sedang kita bersihkan. Selagi belum turun hujan besar, pembersihan drainase kita lakukan setiap hari,” ungkapnya.
Meski hujan masih terjadi hampir setiap hari, Farhan menyebut intensitasnya belum tergolong hujan besar. Kondisi tersebut dimanfaatkan Pemkot Bandung untuk memaksimalkan pekerjaan di lapangan.
“Banyak sekali, ratusan titik dikerjakan secara bersamaan. Ini benar-benar menguras tenaga, tetapi harus kita lakukan demi mengurangi risiko banjir dan genangan air di permukiman warga,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....