Walikota Bandung Ungkap Sejumlah Temuan Dari Penanganan Kasus Begal
- 23 Jul 2026 09:31 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan sejumlah temuan dari penanganan kasus begal di Kota Bandung. Salah satunya, penggunaan kunci T yang kini mulai marak di kalangan pelajar SMP sebagai alat untuk berlatih membobol sepeda motor.
"Bahkan ditemukan beberapa fakta. Kunci T sekarang lagi populer di kalangan anak-anak SMP, dipakai untuk latihan membuka motor. SMP, Pak. Termasuk juga miras," ujar Farhan, Kamis 23 Juli 2026.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memperkuat keterlibatan orang tua dalam pengawasan anak. Program ini akan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat dengan melibatkan sekolah.
Farhan menjelaskan, kepala sekolah nantinya akan meminta orang tua menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmen untuk mencegah anak-anak mereka terjerumus dalam perilaku menyimpang, mulai dari merokok hingga mengonsumsi minuman keras.
Selain itu, pengawasan keamanan di ruang publik juga akan diperkuat melalui patroli dan respons cepat terhadap laporan masyarakat di berbagai titik rawan.
"Kota Bandung akan mendapatkan penguatan CCTV dan command center. Kita punya dua pusat pemantauan, yakni milik Dishub dan Kominfo. Nantinya akan dilengkapi speaker untuk memberikan peringatan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan," ucapnya.
Farhan menambahkan, pos pemantauan di Dinas Perhubungan maupun command center akan kembali dioperasikan selama 24 jam untuk meningkatkan pengawasan.
Berdasarkan data kepolisian, terdapat beberapa faktor utama yang memicu aksi kriminalitas, khususnya begal. Faktor tersebut meliputi penyalahgunaan obat-obatan, konsumsi minuman keras, tekanan akibat utang dari judi online, pengaruh lingkungan pergaulan, gaya hidup, serta pengaruh media.
"Yang paling dominan adalah kombinasi konsumsi minuman keras dan obat-obatan, terdesak utang karena judi online, serta ajakan dari lingkungan pergaulan," jelasnya.
Untuk menekan angka kriminalitas, Polda Jawa Barat telah membentuk Satuan Tugas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Satgas Kamtibmas) di seluruh Polres wilayah Bandung Raya. Selain itu, kepolisian juga akan kembali menguatkan konsep community policing atau pemolisian masyarakat (Polmas).
"Konsep ini bukan konsep baru. Kita mengenalnya sebagai siskamling, yakni warga menjaga warga," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....