HMI Jabar Cetak Pemimpin Nasional Lewat Advance Training
- 26 Jan 2026 20:30 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat menggelar Advance Training Latihan Kader III (LK III) BADKO HMI Jabar dan HMI Cabang Majalengka tingkat nasional tahun 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta dan berlangsung di Diklat Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Advance Training LK III tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Majalengka Eman Suherman, Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan, serta Sekda Majalengka Aeron Randi.
Hadir pula Kapolres Majalengka yang diwakili Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana, jajaran pengurus BADKO HMI Jabar, serta kader HMI dari berbagai cabang di Jawa Barat.
Ketua Umum BADKO HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa Advance Training LK III merupakan jenjang kaderisasi tertinggi di HMI. Kegiatan ini bertujuan membentuk kader pemimpin yang memiliki kapasitas konseptual dan kemampuan praksis dalam mendorong perubahan sosial.
“Tujuan kegiatan ini adalah terbinanya kader pemimpin yang mampu menerjemahkan dan mentransformasikan pemikiran konsepsional secara profesional dalam gerak perubahan sosial,” ujar Siti Nurhayati.
Baca Juga: Kebutuhan Pengungsi Longsor Pasirlangu, Makanan dan Pakaian Bersih
Ia menambahkan, peserta Advance Training LK III merupakan kader-kader terpilih yang telah melewati tahapan kaderisasi sebelumnya. Seluruh peserta telah lulus Intermediate Training (LK II) dan dinyatakan memenuhi syarat seleksi nasional.
“Kegiatan ini diikuti kader HMI dari seluruh cabang yang telah lulus LK II dan memenuhi syarat seleksi Advance Training LK III,” katanya.
Dalam forum tersebut, para peserta juga dibekali pemahaman terhadap berbagai isu strategis, mulai dari ekonomi, ekologi, hingga persoalan kemanusiaan global. Melalui penguatan Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI, kader diharapkan memiliki kepekaan sosial dan kemampuan analisis terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat.
Selain materi kaderisasi, kegiatan ini juga diisi dengan opening speech bertema Asta Cita dan Pembangunan Desa-Kota: Mengurai Kesenjangan Wilayah dan Arah Pembangunan Berkeadilan. Tema ini dipilih untuk memperluas perspektif kader terkait tantangan pembangunan nasional dan ketimpangan antarwilayah.
Pada kesempatan yang sama, digelar Stadium General dengan materi Kemandirian Ekonomi Indonesia di Tengah Krisis Global: Analisis Ekonomi Politik dan Strategi Nasional. Materi tersebut mendorong kader HMI untuk memahami dinamika ekonomi global sekaligus merumuskan strategi kebangsaan yang berpihak pada kemandirian nasional.
Melalui Advance Training LK III ini, BADKO HMI Jawa Barat berharap lahir kader-kader pemimpin nasional yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat. Kader HMI diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan yang solutif di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....