Pemkot Kerahkan Relawan dan Bantuan Penanganan Longsor KBB

  • 26 Jan 2026 13:19 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengerahkan relawan serta menyalurkan bantuan logistik untuk membantu penanganan bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Langkah tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Pemkot Bandung terhadap warga yang terdampak bencana alam.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa Pemkot Bandung turut mengerahkan personel serta bantuan yang tersedia di gudang logistik untuk mendukung proses penanganan darurat di lokasi longsor. Selain itu, Pemkot Bandung juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kepolisian, dan TNI.

“Pengerahan personel dan bantuan yang sudah ada di gudang kami lakukan, termasuk dukungan untuk dapur umum. Koordinasi dilakukan dengan banyak pihak, dengan KBB sebagai koordinator utama, bekerja sama dengan kepolisian dan TNI,” ujar Farhan, Senin 26 Januari 2026.

Farhan menjelaskan, Pemkot Bandung juga mengerahkan dua satuan pemadam kebakaran untuk membantu proses evakuasi di lokasi bencana. Kendaraan pemadam digunakan untuk menyemprotkan air guna membersihkan lumpur yang menutupi area longsoran.

Baca juga:Siang Ini, Lima Korban Longsor Kembali Dievakuasi

“Kami masih mengerahkan dua satuan pemadam kebakaran, terutama untuk menyemprot lumpur. Proses evakuasi jenazah tidak bisa menggunakan alat berat seperti beko, sehingga harus menggunakan semprotan air terlebih dahulu, baru kemudian dilakukan pengangkatan secara manual,” jelasnya.

Ia menambahkan, fokus utama bantuan Pemkot Bandung saat ini adalah pengerahan personel serta distribusi logistik yang dibutuhkan di lapangan, guna mempercepat proses penanganan dan meringankan beban warga terdampak.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung merinci bantuan logistik yang telah dikirimkan ke lokasi bencana. Bantuan tersebut meliputi 500 karung, 40 dus air mineral, 20 cangkul, 10 sekop, 75 selimut, serta 19 paket sembako.

“Selain itu, kami juga menyiapkan sarung tangan, kantong jenazah, serta perlengkapan kebutuhan higienis lainnya, meskipun jumlahnya masih terbatas,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....