Hadapi Lebaran, Ditlantas Polda Jabar Siapkan Sejumlah Strategi

  • 21 Jan 2026 18:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menyusun strategi dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026. Selain melakukan pengecekan jalur, Ditlantas juga menyiapkan langkah pengaturan untuk mengurai kepadatan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono mengungkapkan, pemetaan titik rawan kemacetan/kepadatan (trouble spot) maupun kecelakaan lalu lintas (black spot) sudah dilakukan. Menurut dia, Jawa Barat merupakan wilayah perlintasan yang sangat krusial sebagai tumpuan arus mudik nasional, baik saat arus mudik dari arah Jakarta maupun arus balik dari Jawa Tengah.

"Jawa Barat ini tumpuan, kita menerima limpahan arus dari Metro (Jakarta), kemudian saat arus balik kita menerima dari Jawa Tengah. Pasti tugas pengamanan ini akan lebih ekstra dibanding situasi rutin," ujar Raydian di Bandung Rabu 21 Januari 2026.

Raydian menjelaskan, pihaknya telah melakukan evaluasi mendalam terhadap pelaksanaan mudik tahun 2025. Pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya, untuk mempersiapkan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Baca juga : Kejari Bandung Tunggu Izin Mendagri untuk Penahanan Erwin

Raydian juga mengatakan, salah satu fokus utama dalam persiapan tahun ini adalah optimalisasi Tol Cisumdawu. Raydian mengakui bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, peran tol ini belum maksimal dalam memecah kepadatan arus lalu lintas saat arus mudik maupun balik Lebaran.

"Kami akan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat supaya Tol Cisumdawu bisa lebih maksimal dan menjadi jalur yang representatif untuk masyarakat melaksanakan mudik," ucapnya.

Pihaknya juga ungkap Raydian, masih mewaspadai kepadatan arus lalu lintas di wilayah selatan via Nagreg. Menurutnya, jalur lintas selatan via Nagreg, merupakan tradisi perjalanan mudik yang dinantikan masyarakat.

"Jalur Nagreg merupakan tradisi mudik. Meski padat, masyarakat tetap melalui jalur ini,"ucap dia.

Sementara itu untuk mematangkan rencana tersebut, Polda Jabar dijadwalkan akan menggelar rapat koordinasi dengan lima pilar keselamatan dan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada pekan depan. Fokus pengamanan akan mencakup jalur tol, arteri Pantura, jalur Selatan, hingga kawasan wisata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....