Pendidikan Non Formal Masih Jadi Tumpuan Masyarakat
- 14 Jan 2026 14:54 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Pendidikan nonformal masih menjadi tumpuan puluhan ribu warga Jawa Barat yang tidak terjangkau sistem pendidikan formal. Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Jawa Barat mencatat, hingga awal 2026 terdapat lebih dari 107 ribu peserta didik mengikuti program kesetaraan Paket A, B, dan C di berbagai daerah.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menilai keberadaan PKBM berperan penting menutup celah ketimpangan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan mereka yang pernah putus sekolah. “PKBM menjadi ruang bagi masyarakat yang tertinggal secara pendidikan untuk kembali mendapatkan hak belajarnya,” ujar Erwan, Rabu 14 Januari 2026.
Menurutnya, pendidikan nonformal bukan sekadar ijazah kesetaraan, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kemandirian. Model pembelajaran yang lebih fleksibel dinilai mampu menjawab kebutuhan warga yang harus bekerja atau memiliki keterbatasan ekonomi.
Saat ini, PKBM di Jawa Barat mengelola sekitar 3.200 satuan pendidikan nonformal dengan dukungan kurang lebih 7.500 tenaga pendidik. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya peran sektor pendidikan alternatif dalam menopang sistem pendidikan daerah.
Baca juga:Dinsos Kota Bandung Lakukan Perkuat Penangan PPKS
Erwan menegaskan, pendidikan nonformal tidak dapat berdiri sendiri. Diperlukan keterhubungan dengan sistem pendidikan formal, pemerintah daerah, serta dunia usaha agar lulusan PKBM memiliki keterampilan relevan dan berdampak langsung pada kehidupan sosial dan ekonomi.
“Pendidikan nonformal harus memberi manfaat nyata, bukan sekadar formalitas belajar,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka ruang dukungan anggaran bagi program pendidikan nonformal melalui mekanisme hibah maupun anggaran Dinas Pendidikan. Namun, dukungan tersebut harus diiringi akuntabilitas dan orientasi hasil.
Dengan masih tingginya jumlah warga yang bergantung pada jalur pendidikan nonformal, PKBM dipandang sebagai elemen penting dalam upaya pemerataan pendidikan di Jawa Barat, terutama di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....