Hari Guru Nasional MAN Bandung Barat Apresiasi Pengabdian
- 25 Nov 2025 20:37 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung Barat: Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bandung Barat memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dengan suasana meriah namun tetap khidmat, Selasa (25/11/2025). Sejak pagi, lapangan upacara telah dipadati ratusan siswa dari kelas X hingga XII yang hadir untuk memberikan penghormatan kepada para guru. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MAN Bandung Barat, H. Ali Mursid.
Tahun ini, peringatan HGN mengusung tema “Merawat Semesta dengan Cinta”, dalam amanatnya, Ali Mursid membacakan pidato resmi Menteri Agama RI yang menekankan pentingnya pendidikan berbasis cinta, keteladanan, dan nilai kemanusiaan.
“Guru adalah cahaya yang menerangi jalan panjang pendidikan bangsa. Mereka bukan hanya pengajar, tetapi penjaga akhlak dan pembentuk masa depan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru MAN Bandung Barat yang telah mengabdikan hidupnya untuk mendidik dengan cinta,” ujarnya.
Baca juga:HUT PGRI ke-80 Cetak Guru Profesional
Kepala Madrasah kembali menegaskan pentingnya sinergi antara guru dan siswa. “Madrasah ini besar karena guru-gurunya besar. Anak-anak juga hebat karena dibina oleh guru-guru yang penuh cinta. Pendidikan adalah jalan suci untuk membangun bangsa,” tegas Ali Mursid.
Momentum peringatan HGN semakin bermakna dengan penyerahan Penghargaan Loyalitas Pengabdian kepada 28 guru yang telah mengabdikan diri selama lebih dari dua dekade di MAN Bandung Barat. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam membangun madrasah sejak masa awal berdiri.
Salah satu penerima, Hj. Sri Umiyati, mengungkapkan rasa harunya. “Saya memulai mengajar ketika fasilitas masih sangat terbatas. Melihat madrasah berkembang seperti sekarang membuat saya bangga. Penghargaan ini adalah pengakuan atas perjalanan panjang kami bersama para siswa,” ujarnya.
Penghargaan juga diberikan kepada Kepala Tata Usaha, Ade Munawar Firdaus, yang menyebut pengabdian di madrasah sebagai bagian dari ibadah. “Bagi kami, mengajar bukan pekerjaan, tetapi ibadah. Kami bahagia bisa menjadi bagian dari keluarga besar madrasah ini,” ungkapnya.
Setelah upacara resmi selesai, OSIS menampilkan kejutan yang telah mereka siapkan secara diam-diam. Sebuah lagu persembahan bertema cinta untuk guru dibawakan dengan koreografi sederhana namun menyentuh. Tak berhenti di sana, para siswa kemudian membagikan bunga kepada seluruh guru sebagai simbol penghormatan dan kasih sayang.
Perwakilan siswa, Rafa Mahira (XI), mengatakan bahwa kejutan itu adalah bentuk rasa terima kasih yang tulus. “Guru di sini tidak hanya mengajar, tetapi juga mendengarkan dan memahami kami. Hari ini kami ingin memberikan sesuatu dari hati, sebagai tanda cinta kami,” ujarnya.
Peringatan HGN 2025 di MAN Bandung Barat tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi sebuah perayaan penuh makna yang memperkuat nilai cinta, apresiasi, dan kebersamaan. Melalui momen ini, madrasah kembali menegaskan komitmennya membangun budaya penghormatan bagi para pendidik yang telah berdedikasi dalam membentuk generasi bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....