Pocari Run 2026 Digelar, Siapkan Pengaturan Lalu Lintas di Sejumlah Ruas Jalan

  • 18 Sep 2026 20:13 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung – Event lari nasional berskala besar, Pocari Run 2026, akan berlangsung selama dua hari pada 19-20 September 2026 di Kota Bandung. Dengan jumlah peserta yang besar, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan pengaturan lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.

‎‎Sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari rute Pocari Run antara lain Jalan Merdeka, Vanda, Wastukancana, Pajajaran, Cicendo, RE Martadinata, Dago, Diponegoro, Supratman, Cihampelas, Cicaheum, Kiaracondong, Gatot Subroto, Asia Afrika, Sudirman, Gardujati, hingga kembali ke kawasan Balai Kota Bandung.

‎‎Pengaturan lalu lintas akan dilakukan sejak dini hari. Pada Sabtu, 19 September 2026, pengaturan di sejumlah ruas jalan dijadwalkan mulai sekitar pukul 05.00 hingga 07.00 WIB.


‎‎Sementara itu, pada Minggu, 20 September 2026, pengaturan lalu lintas akan berlangsung lebih awal, yakni sekitar pukul 04.00 hingga 08.00 WIB.

‎‎Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, pelaksanaan Pocari Run tidak akan disertai penutupan jalan secara total. Pengaturan dilakukan dengan skema pengalihan arus serta berbagi ruang antara peserta lomba dan pengguna jalan.

‎“Tidak ada penutupan jalan sama sekali. Hanya ada pengalihan dan sharing,” ujar Farhan, Jumat 18 September 2026.

‎‎Menurut Farhan, pengaturan arus lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan menjadi kewenangan kepolisian. Pemkot Bandung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan memberikan dukungan untuk membantu pengaturan kendaraan dan arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui peserta.

‎‎Ia menambahkan, kepolisian juga telah memberikan arahan agar pengaturan lalu lintas tetap memperhatikan hak pengguna jalan lainnya. Peserta lari yang melintasi persimpangan dengan lampu lalu lintas tetap diwajibkan mematuhi aturan yang berlaku, termasuk berhenti ketika lampu lalu lintas menunjukkan warna merah.

‎‎“Dari kepolisian sudah menyatakan bahwa kalau ada lampu merah, semua ikut berhenti. Pengaturannya diserahkan sepenuhnya pada polisi. Kami dari Pemerintah Kota Bandung akan melakukan backup,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....