Job Fair 2025, Targetkan 5.000 Pencari Kerja
- 19 Nov 2025 14:58 WIB
- Bandung
KBRN, Bandung; Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali menggelar Job Fair 2025 sebagai langkah strategis menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Kiara Artha Park pada 19–20 November 2025.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung, tingkat pengangguran pada akhir 2024 berada di angka 7,4 persen. Pemerintah terus berupaya menurunkannya melalui beragam program, termasuk pelaksanaan job fair yang dinilai efektif menjembatani pencari kerja dengan dunia usaha.
Pada Job Fair Juni 2025 lalu, tercatat 3.380 pencari kerja hadir, dan 1.443 orang atau 43 persen berhasil mendapatkan pekerjaan. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa bursa kerja mampu memberikan dampak nyata bagi penyerapan tenaga kerja.
| Baca juga: Job Fair Bandung Jadi Harapan Pencari Kerja |
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Andri Darusman, menegaskan bahwa Pemkot menargetkan penurunan tingkat pengangguran terbuka hingga 6 persen. “Insyaallah, melalui berbagai upaya yang kami lakukan bersama para stakeholder, kami ingin terus menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM di Kota Bandung,” ujarnya di Kiara Artha Park, Rabu (19/11/2025).
Baca juga:Pergeseran Tanah Gedung SMP PGRI Talegong Ambruk
Tahun ini, Job Fair 2025 diikuti 42 perusahaan dari berbagai sektor, seperti perdagangan dan ritel, industri pengolahan, jasa keuangan dan perbankan, properti, serta sektor jasa lainnya. Total lowongan yang tersedia mencapai 10.278 posisi. Pemkot Bandung menargetkan setidaknya 50 persen atau 5.139 pencari kerja dapat terserap, baik untuk penempatan di dalam negeri maupun luar negeri.
Pelaksanaan job fair dilakukan secara online. Para pencari kerja cukup memindai barcode yang disediakan di stan perusahaan untuk mengakses informasi lowongan sekaligus melamar secara langsung. Seluruh proses terintegrasi dengan aplikasi ketenagakerjaan Kota Bandung, New BIMMA (Bandung Integrated Manpower Management Application).
“Aplikasi New BIMMA menyediakan 30 layanan ketenagakerjaan, mulai dari pendaftaran akun Siap Kerja ID, pelatihan, fasilitasi penempatan, hingga layanan hubungan industrial. Semuanya bisa diakses secara online,” katanya.
Aplikasi tersebut dapat diakses melalui laman disnaker.bandung.go.id dan digunakan oleh perusahaan maupun pencari kerja untuk membuka atau melamar pekerjaan dengan lebih mudah dan cepat. Sementara itu Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menilai Job Fair 2025 sebagai momentum penting mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan para pencari kerja.
“Job fair ini menjadi ajang pertemuan antara perusahaan yang butuh SDM unggul dan para pencari kerja yang memerlukan pekerjaan. Sering kali keduanya tidak saling bertemu,” katanya. Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan kebutuhan pasar kerja.
“Jangan hanya terpaku pada kompetensi lama. Dunia kerja berubah, kebutuhan perusahaan juga berubah. Pendidikan dan pelatihan harus menyesuaikan tren hari ini,” ucapnya. Asep juga mendorong agar kegiatan serupa diperluas ke wilayah kecamatan dan sekolah-sekolah.
“Tahun depan, saya berharap job fair bisa lebih dekat ke masyarakat. Banyak warga yang butuh pekerjaan tetapi tidak terjangkau informasinya,” katanya.
Menurutnya, penguatan dunia kerja berkaitan erat dengan stabilitas ekonomi daerah,“Kalau ekonomi membaik dan perusahaan stabil, jumlah PHK tentu menurun. Di sisi lain, SMK dan lembaga pendidikan harus menyiapkan program sesuai kebutuhan industri, termasuk sektor pariwisata, kuliner, dan perhotelan yang berkembang pesat di Bandung,” tandasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....