Nightmare Karate Team Juara Umum Liga Karate Antar Pelajar Seri ke 2
- 10 Agt 2026 09:20 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Nightmare Karate Team tampil sebagai juara umum Liga Karate Antar Pelajar Tahun ke-2 Seri II 2026. Tim tersebut berhasil mengoleksi 10 medali emas, lima perak, dan 10 perunggu dalam kompetisi yang berlangsung di GOR Bandung, Jalan Jakarta.
Posisi kedua ditempati GGM Warriors dengan raihan enam medali emas, enam perak, dan 12 perunggu. Sementara itu, peringkat ketiga diraih Inkanas Polres Garut All Stars setelah mengumpulkan enam medali emas, lima perak, dan sembilan perunggu.
Liga Karate Antar Pelajar Tahun ke-2 Seri II 2026 resmi berakhir pada Minggu malam 9 Agustus 2026. Penyelenggaraan seri kedua tersebut berlangsung lancar dan mendapat respons positif, ditandai dengan meningkatnya jumlah serta antusiasme peserta dari berbagai daerah.
Ketua Panitia Pelaksana Liga Karate Antar Pelajar Tahun ke-2 Seri II 2026, Dadang Ginanjar, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan sejak proses pendaftaran hingga penutupan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, tidak terdapat kendala berarti selama pelaksanaan kejuaraan.
“Untuk kejuaraan Seri II di tahun 2026 ini, dari mulai awal pendaftaran hingga hari ini berjalan dengan lancar. Tidak ada satu pun yang terkendala. Untuk masalah waktu pun alhamdulillah tidak ada kendala. Artinya, kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah di-share kepada peserta,” ujar Dadang sesaat sebelum acara penutupan, Minggu 9 Agustus 2026.

Menurut Dadang, salah satu perkembangan positif pada seri kedua tahun ini adalah hadirnya peserta dari sejumlah daerah yang sebelumnya belum mengikuti kompetisi tersebut. Lima daerah baru yang berpartisipasi yakni Ciamis, Kuningan, Cirebon, Majalengka, dan Kabupaten Bekasi.
“Yang menggembirakan, ada lima daerah yang baru berpartisipasi di Liga Karate Antar Pelajar Tahun ke-2 Seri II 2026. Ini menjadi indikator bahwa animo terhadap kejuaraan pelajar semakin meningkat,” katanya.
Panitia juga tengah menyiapkan sejumlah inovasi untuk penyelenggaraan seri berikutnya yang direncanakan berlangsung sekitar Oktober 2026. Dadang menyebut konsep baru masih dalam tahap pembahasan karena seri selanjutnya akan menjadi bagian penting dari rangkaian kompetisi tahun ini.
“Kami masih meramu konsepnya akan seperti apa, karena itu bisa dianggap sebagai final series untuk tahun 2026. Jadi, kami ingin menghadirkan sesuatu yang lebih baik pada penyelenggaraan berikutnya,” kata Dadang.

Selain peningkatan jumlah peserta, dukungan sponsor juga menjadi salah satu perkembangan positif dalam penyelenggaraan seri kedua. Sejumlah pihak seperti Sanqua dan Biznet turut memberikan dukungan, sementara panitia masih membuka peluang kerja sama dengan sponsor lainnya untuk seri berikutnya.
“Alhamdulillah, Sanqua dan Biznet sudah bekerja sama dengan kami. Mudah-mudahan di seri III nanti bisa bekerja sama lagi. Dukungan dari sponsor tentu sangat membantu keberlangsungan kejuaraan,” ujar Dadang.
Dari sisi pembinaan atlet, panitia juga telah menetapkan salah satu atlet yang berkesempatan mengikuti agenda ke luar negeri, yakni Kaori dari nomor Kata Putri. Sementara itu, persaingan di sektor putra masih terbuka lebar, baik untuk nomor Kata maupun Kumite.
Dadang juga mengajak sekolah dan insan pendidikan untuk terus memberikan dukungan terhadap kejuaraan karate pelajar. Ia menilai status kejuaraan yang telah terakreditasi dan terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dapat memberikan manfaat bagi pelajar, khususnya dalam pengembangan prestasi non akademik.
“Kami mengimbau sekolah untuk mendukung karena kejuaraan ini sudah terakreditasi dan terkurasi Puspresnas. Jalur sekolah pun sangat terbantu untuk prestasi non akademik. Saya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Dispora dan Disdik Jabar. Tanpa bantuan kedua dinas tersebut, pelajar mungkin tidak akan percaya mengikuti kejuaraan ini,” ungkap Dadang.

Adapun lima besar klasemen juara umum Liga Karate Antar Pelajar Tahun ke-2 Seri II 2026 ditempati Nightmare Karate Team di posisi pertama dengan 10 emas, lima perak, dan 10 perunggu. GGM Warriors berada di posisi kedua dengan enam emas, enam perak, dan 12 perunggu, disusul Inkanas Polres Garut All Stars dengan enam emas, lima perak, dan sembilan perunggu. Posisi keempat ditempati Rajawali Elite Squad dengan lima emas, tiga perak, dan dua perunggu, sedangkan Ultimate Karate Academy berada di peringkat kelima dengan empat emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....