Rita Rahman Satukan PSTI Jabar menuju Prestasi Lebih Gemilang
- 30 Jun 2026 10:52 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID,Bandung - Ketua Umum Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jawa Barat periode 2026-2030, Rita Rahman, menegaskan komitmennya untuk menyatukan seluruh elemen organisasi usai proses pemilihan kepengurusan. Ia menilai perbedaan pilihan dalam demokrasi organisasi merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika untuk membangun PSTI Jawa Barat yang lebih kuat.
“Proses pemilihan kemarin adalah bagian dari demokrasi organisasi yang sehat, dan itu wajar terjadi. Tetapi setelah keputusan ditetapkan, tidak ada lagi istilah kubu-kubuan. Yang ada adalah satu keluarga besar PSTI Jawa Barat,” ujar Rita Rahman Selasa 30 Juni 2026.
Menurut Rita, langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada konsolidasi internal dengan merangkul seluruh pihak yang sebelumnya memiliki perbedaan pandangan. Ia ingin kepengurusan baru PSTI Jabar menjadi wadah bersama yang terbuka bagi semua insan sepak takraw.
“Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah merangkul seluruh pihak, termasuk teman-teman yang kemarin berbeda pilihan, untuk duduk bersama dan menyusun kepengurusan yang inklusif. Pintu saya terbuka untuk semua karena kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan sepak takraw Jawa Barat,” katanya.
Rita juga mengungkapkan program prioritas yang akan segera dijalankan setelah resmi memimpin. Konsolidasi organisasi serta pemetaan kondisi pembinaan atlet di setiap Pengcab menjadi agenda mendesak agar arah pembinaan lebih terukur dan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Yang paling mendesak saat ini adalah konsolidasi internal dan pemetaan kondisi pembinaan atlet di setiap Pengcab. Saya perlu mengetahui secara langsung kekuatan dan kekurangan kita, setelah itu kami akan mendorong kembali agenda kompetisi yang sempat tertunda agar atlet memiliki jam tanding dan tidak kehilangan momentum,” jelasnya.

Dalam menghadapi persaingan prestasi nasional, Rita memiliki target besar untuk mengembalikan kejayaan sepak takraw Jawa Barat. Ia optimistis potensi atlet daerah sangat besar apabila didukung dengan program yang konsisten, pembinaan berkelanjutan, serta kompetisi yang rutin.
“Motivasi saya sederhana, saya ingin sepak takraw Jawa Barat kembali menjadi kekuatan yang disegani, baik di Porprov maupun PON mendatang. Jawa Barat memiliki potensi atlet luar biasa, tinggal bagaimana kita memberikan ruang dan dukungan yang konsisten,” tutur Rita.
Terkait susunan kepengurusan, Rita memastikan proses penyusunan akan dilakukan secara matang dengan melibatkan masukan dari seluruh Pengcab PSTI se-Jawa Barat. Ia menekankan bahwa kepengurusan mendatang akan mengedepankan kompetensi dan komitmen, bukan berdasarkan latar belakang dukungan saat pemilihan.
“Insya Allah susunan kepengurusan akan saya umumkan secepatnya setelah saya selesai berkomunikasi dan menjaring masukan dari seluruh Pengcab. Saya ingin kepengurusan ini benar-benar mencerminkan keterwakilan. Yang saya cari adalah orang-orang yang punya komitmen, bukan soal asal kubu,” ungkapnya.

Untuk mempercepat peningkatan prestasi, Rita juga akan memperkuat sinergi dengan KONI Jawa Barat dan Pengurus Besar PSTI. Menurutnya, kolaborasi antar lembaga menjadi kunci agar program pembinaan berjalan selaras dengan target besar menghadapi ajang seperti Porprov dan PON.
“Dukungan dari KONI Jawa Barat dan PB PSTI sangat krusial bagi kami. Saya akan segera melakukan audiensi dengan KONI Jabar untuk menyelaraskan program pembinaan, serta berkoordinasi dengan PB PSTI agar arah pembinaan di tingkat provinsi sejalan dengan program nasional. Dengan sinergi yang baik, saya yakin prestasi sepak takraw Jawa Barat dapat berkembang lebih cepat,” pungkas Rita.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....